7 Mantan yang Harus Dipulangkan Arema Musim Depan

Ada sejumlah mantan pemain Arema yang bermain cukup bagus di Liga 1 2021-2022 sehingga punya potensi kembali direkrut. Setidaknya ada tujuh mantan yang harus dipulangkan Arema musim depan.

Ada keyakinan, setiap pemain yang tampil bagus di Arema saat pindah ke klub lain biasanya performanya menurun. Namun, tak semua mantan pemain Arema mengalami kesialan itu.

Ada pula sejumlah pemain yang masih konsisten menjadi penampilannya di klub barunya usai meninggalkan Arema. Dari yang sedikit itu, ada tujuh pemain yang layak dipertimbangkan untuk dikontrak Arema lagi.

Inilah 7 Mantan yang Harus Dipulangkan Arema Musim Depan

1. Irsyad Maulana

Irsyad Maulana merupakan wonder kid yang memperkuat Arema di Indonesia Super League 2013 dan 2014. Didatangkan bersama gerbong Pelita Jaya kala itu, Irsyad yang masih berusia 20 tahun mencatatkan 18 penampilan dalam dua musim dan menyumbangkan satu gol.

Setelah lama bermain di tim kampung halamannya, Semen Padang sejak tahun 2015, merantau ke PSM Makassar di Liga 1 2020 yang dibubarkan. Musim ini, di usianya yang sudah matang, winger lincah ini mengemas lima gol dalam 24 laga.

2. Adam Alis Setyano

Adam Alis Setyano menjadi bagian Arema di Liga 1 2017 saat dilatih Aji Santoso. Pemain berposisi winger itu tampil dalam 31 dari 34 laga yang dijalani Arema dan mencetak satu gol.

Setelah sempat bermain di Sriwijaya FC setengah musim, Bhayangkara FC merekrutnya sejak paruh musim Liga 1 2018 hingga sekarang. Musim ini, pemain berusia 28 tahun itu sudah melesakkan empat gol untuk Bhayangkara FC.

3. Ahmad Nur Hardianto

Ahmad Nur Hardianto didatangkan Arema dari Persela Lamongan di Liga 1 2018 dan bertahan di musim berikutnya. Sepanjang dua musim, penyerang asli Lamongan itu tampil dalam 30 laga dan menyumbangkan delapan gol.

Sempat hengkang ke Bhayangkara FC di Liga 1 2020, musim ini Hardianto memperkuat Persita Tangerang. Pemain berusia 27 tahun itu berkontribusi atas lima gol Persita di Liga 1 2021-2022.

4. Beto Goncalves

Beto Goncalves menjadi bagian dari skuad bertabur bintang Arema di Indoneia Super League 2013 dan 2014. Dua digit gol mampu dibuat pemain naturalisasi berdarah Brasil itu dalam dua musim, 14 gol di tahun 2013 dan 12 gol di tahun 2014.

Musim ini, sempat dipinjamkan ke Liga 2 dan membawa Persis Solo juara, Beto kembali memperkuat Madura United. Sudah tujuh gol dibuatnya di putaran kedua.

5. Esteban Vizcarra

Esteban Vizcarra juga memperkuat Arema selama dua musim sebelum resmi dinaturalisasi. Pemain berposisi gelandang dan winger itu tampil di Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016 dan Liga 1 2017. Total 14 gol dibuat pemain asal Argentina ini.

Sejak paruh musim Liga 1 2018, Vizcarra diboyong Persib Bandung dari Sriwijaya FC hingga musim ini. Tercatat, di Liga 1 2021-2022 pemain berusia 35 tahun itu sudah tampil dalam 18 laga bersama Maung Bandung.

6. Hendro Siswanto

Hendro Siswanto datang ke Arema di tengah musim Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Setelah memperkuat Arema sepanjang sembilan musim, gelandang asal Tuban itu memilih hengkang ke Borneo FC di tahun 2021.

Bersama Borneo FC, Hendro tampil dalam 22 pertandingan. Menariknya, dalam dua laga yang dijalni tim asal Samarinda itu melawan Arema, Hendro sama sekali tak ada dalam Daftar Susunan Pemain.

7. Samsul Arif

Samsul Arif tampil bersama Arema dalam dua musim, di Indonesia Super League (ISL) 2014 dan QNB League 2015 yang dibubarkan. Dalam dua musim, penyerang asli Bojonegoro itu mencatatkan 17 gol dalam 27 pertandingan.

Di Liga 1 2021-2022, Samsul berlaga bersama tim rival Persebaya Surabaya dan mengemas 11 gol. Dua gol di antaranya dibuat pemain berusia 37 tahun itu ke gawang Arema.

Ada isyarat perombakan tim untuk musim depan yang akan dilakukan Presiden Klub Arema, Gilang Pramana. BACA: Inilah gambaran skuad Arema di musim depan versi Gilang Pramana.