7 Opsi Penyerang Asing Buat Arema Musim Depan Jika Carlos Fortes Pergi

Jika Carlos Fortes pergi saat kontraknya habis pada akhir Liga 1 2021-2022, mau tak mau Arema harus mencari pemain asing pengganti. Setidaknya ada tujuh opsi penyerang asing yang musim ini tampil gacor sepanjang kompetisi.

Sejauh ini, Fortes memang menjadi andalan di lini depan Arema dalam urusan mencetak gol. Tercatat sudah 18 gol dibuat penyerang asal Portugal itu hingga Pekan 31.

Beberapa waktu lalu, Fortes sempat mengunggah sebuah postingan Instagram yang disinyalir sebagai ungkapan salam perpisahan. Sekadar untuk diketahui, semua pemain asing Arema cuma dikontrak dengan durasi satu musim hingga Liga 1 2021-2022 berakhir.

“Saya sangat bangga dengan tim inI. Terimakasih atas dukungannya. Masih ada empat pertandingan lagi untuk akhir dari sejarah yang indah,” tulis Fortes dalam akun Instagram pribadinya.

Inilah 7 Opsi Penyerang Asing Arema Jika Carlos Fortes Pergi

1. Youssef Ezzejjari (Spanyol)

Bermain di tim papan tengah, Persik Kediri, penampilan Youssef Ezzejjari tampak menonjol. Sejauh ini pemain berkebangsaan Spanyol itu berada dalam deretan pencetak gol terbanyak musim ini dengan koleksi 18 golnya, sama persis dengan Carlos Fortes hingga Pekan 31.

Potensi hengkangnya penyerang berusia 28 tahun itu dari Persik cukup terbuka. Apalagi jika tak ada kesepakatan perpanjangan kontraknya yang berakhir pada 31 Maret 2022 mendatang. Arema pun bisa menjadi pelabuhan terbaik bagi Ezzejjari jika ingin mengembangkan karier di Indonesia.

2. Francisco Torres (Brasil)

Penampilan Francisco Torres bersama Borneo FC musim ini terbilang cukup moncer. Sudah 14 gol dibuat penyerang asal Brasil itu ke gawang lawan hingga Pekan 31. Salah satunya, Torres sempat menjebol gawang Arema di putaran pertama lalu.

Selain mengandalkan skilnya, cara main pemain berusia 32 tahun itu selalu tampil ngeyel. Tentu saja menjadi tipikal penyerang yang cocok bagi Arema. Namun, kalau ingin mendatangkannya secara cuma-cuma, Arema perlu menunggu hingga kontraknya habis pada 23 Mei 2022.

3. Marko Simic (Kroasia)

Marko Simic merupakan tipikal goal getter di muka gawang yang mengandalkan bola-bola udara sebagai makan empuknya untuk mencetak gol. Hingga Pekan 31 ini, penyerang berkewarganegaraan Kroasia itu sudah mengemas 14 gol bersama Persija Jakarta.

Yang menjadi masalah, kontraknya di Persija masih tersisa hingga 31 Januari 2023. Jika menginginkannya Simic menjadi ujung tombak Arema musim depan, tentunya mereka harus merogoh kocek sebagai biaya transfer. Kucuran dana tak terbatas yang disiapkan Arema musim depan bisa saja menarik minatnya untuk bergabung.

4. Ezechiel N’Douassel (Chad)

Ezechiel N’Douassel tergolong penyerang produktif di kompetisi ini sejak bergabung dengan Persib Bandung di tahun 2017. Musim ini saja, sudah 11 gol diciptakan pemain asal Chad itu untuk Bhayangkara FC. Pada tiga musim terakhir (kecuali Liga 1 2020 yang dibubarkan), Ezechiel mampu melesakkan gol dua digit.

Sebelum dikontrak Bhayangkara FC, sejatinya sang agen sempat menawarkan kepada Arema jelang Liga 1 2020 lalu. Bisa saja pemain berusia 33 tahun itu tertarik memperkuat Arema jika ada slot pemain asing yang lowong musim depan. Terlebih tak diketahui sampai kapan kontraknya berakhir di BFC.

5. Rafael Silva (Brasil)

Rafael Silva sempat bermain di Madura United pada putaran pertama musim ini sebelum diboyong Barito Putera di bursa transfer pemain paruh musim. Empat gol yang dibuat penyerang asal Brasil itu bersama Barito melengkapi koleksi enam golnya saat membela Madura United.

Gaya mainya yang mengandalkan skil khas Samba Brasil membuka peluangnya bisa menambal posisi kosong di lini depan Arema jika ditinggalkan Carlos Fortes. Masalahnya, tak ada informasi kapan kontrak pemain berusia 31 tahun itu berakhir di Barito.

6. Aleksandar Rakic (Serbia)

Opsi lain ada pada diri penyerang Persikabo 1973, Aleksandar Rakic. Lima gol yang dibuat pemain asal Serbia itui tak menyelamatkan kariernya di Barito Putera, hingga terdepak dan berlabuh ke Persikabo di paruh musim. Di tim barunya itu hingga Pekan 31, sudah tiga gol dilesakkannya.

Di usianya yang sudah menginjak 35, Rakic masih bisa diandalkan untuk menjebol gawang lawan. Reputasinya sebagai mantan top skor Liga 1 2018, bisa saja membuat Arema berminat merekrutnya musim depan. Terlebih Rakic pun tergolong pemain versatile yang bisa dipasang sebagai penyerang maupun sayap.

7. Ciro Alves (Brasil)

Ciro Alves menjadi tandem Alexandar Rakic di Persikabo 1973 sejak putaran kedua. Penyerang asal Brasil ini sendiri sudah mengoleksi 17 gol sepanjang gelaran Liga 1 2021-2022. Yang menarik, pemain berusia 32 tahun itu sudah memberi sinyal tak bakal memperpanjang kontraknya di Persikabo musim depan.

Setidaknya, kemampuan individu Ciro dengan gocekan khas Samba-nya bisa menjadi mesin gol Arema musim depan. Menariknya, Arema bisa mendapatkan tanda tangan Ciro secara cuma-cuma tanpa uang transfer sepeser pun. Pasalnya, kontraknya berakhir pada 31 Maret 2022 nanti.

Carlos Fortes sempat menggegerkan jagad maya lewat unggahan di akun Instagramnya. BACA: Kira-kira apa maksud Carlos Fortes mengucapkan terimakasih dan menyinggung soal akhir cerita indah yang identik dengan ungkapan perpisahan?

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.