Beda dengan Arema, Borneo FC Samarinda belanja pemain cukup aktif di bursa tranfer pemain paruh musim Liga 1 2024-2025 lalu. Bahkan, dana yang digelontorkan ditaksir sampai Rp10,44 miliar.
Arema hanya mendatangkan dua pemain muda, Aswin (21 tahun) dan Brandon Scheunemann (19 tahun). Berdasarkan laman Transfermarket, cuma Brandon yang punya bandrol Rp869,08 juta, sedangkan Aswin belum punya nilai pasar karena belum pernah bermain di level Liga 1.
Pengeluaran yang bisa dibilang tak seberapa itu masih ada ‘kembalian’. Pasalnya, Arema meminjamkan Jayus Hariono yang punya market value Rp2,17 miliar.
Sementara, di tengah musim ini, Borneo FC melepas tiga pemain dengan total market value mencapai Rp15,64 miliar. Mereka adalah Adam Alis (Rp4,35 miliar), Leo Gaucho (Rp6,08 miliar), dan Lucas Salinas (Rp5,21 miliar).
Lalu, Borneo FC mendatangkan tiga pemain anyar, yakni Kenzo Nambu (Rp4,35 miliar), Matheus Pato (Rp3,48 miliar), dan Ricky Cawor (Rp2,61 miliar). Total harga pasaran ketiga pemain berdasarkan Transfermarkt mencapai Rp10,44 miliar.
Borneo FC Samarinda Belanja Pemai Ditaksir Sampai Rp10,44 Miliar, Inilah Bedanya Dengan Arema

