PSSI Anggarkan Rp 5 miliar untuk Swab Test Liga 1 dan Liga 2

PSSI ANggarkan Rp 5 Miliar untuk swab test

PSSI anggarkan dana untuk swab test sebesar Rp 5 miliar. Swab test ini nantinya untuk pemain dan seluruh perangkat pertandingan di kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020.

“Kita siapkan anggaran untuk swab itu Rp5 miliar kurang lebih. Itu memang menjadi tanggung jawab federasi dan tentu kalau sudah bergulir ada sponsor kembali,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dikutip dari Antara

Dijelaskan oleh Iriawan, untuk swab test ini PSSI juga akan dibantu oleh Satuan tugas penanganan Covid-19

Dengan begitu, federasi dan operator liga bisa menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai dengan ketentuan sepak bola di tengah pandemi.

“Pak Doni Monardo (Ketua Satgas COVID-19) juga mengatakan akan membantu kami. Jadi meringankan kami juga,” kata Iriawan.

Menurut dia, bergulirnya kembali kompetisi sepak bola Indonesia akan membuktikan kepada dunia bahwa olahraga di Indonesia bisa berdampingan dengan COVID-19.

Iriawan menilai masyarakat Indonesia tidak bisa menunggu kapan pandemi berakhir sebelum vaksin ditemukan.

Oleh karena itu, kata Iriawan, salah satu caranya adalah hidup berdampingan dengan COVID-19. Sembari menunggu vaksin dan ketat menerapkan protokol kesehatan.

“Lewat bergulirnya lagi kompetisi Liga 1 dan Liga 2 kami ingin menunjukkan ke dunia kalau Indonesia juga sudah siap untuk hidup berdampingan dengan COVID-19 dan menerapkan sistem kehidupan baru atau new normal,” kata dia.

Tak hanya itu bagi Iriawan kelanjutan kompetisi bakal berpengaruh kepada geliat ekonomi yang berdasarkan kajian salah satu universitas perputaran ekonomi dalam satu musim mencapai Rp3 triliun.

“Menurut kajian Universitas Indonesia satu musim kompetisi berhenti Rp3 triliun kerugian yang ada di masyarakat. Dan jika satu musim kompetisi berhenti maka satu generasi akan terputus,” pungkasnya.

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.