Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Info Penting

Lampu Biolie, Pemafaatan Bakteri Bioluminescene Pada Cumi-Cumi

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
6 March 2022
in Info Penting
0 0
0
lampu biolie

Ilustrasi lampu biolie

Penelitian dan pengembangan mengenai makhluk hidup masih terus berlanjut. Tak terkecuali pengembangan mengenai bakteri yang menempel pada tubuh hewan. Salah satu hasil pengembangan tersebut yaitu bioluminescene pada cumi-cumi yang dapat menjadi sumber cahaya lampu biolie.

Sebelumnya, pengertian dari bioluminescene sendiri adalah makhluk hidup yang menghasilkan cahaya sendiri. Berangkat darisana, tiga mahasiswa Universitas Brawijaya memanfaatkannya menjadi lampu biolie. Mereka adalah Elok Fitriani Tauziat, M. Alfian Arifin, Nurhasna Fauziyyah yang berasal dari fakultas yang sama, FPIK (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan).

ArtikelTerkait

Jalur Pegunungan yang dapat dilintasi melalui Kabupaten Malang

Mitos di Gunung Geger Pagak, Kebupaten Malang

Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Sejarahnya

Buah Lerak, Pembersih Tradisional Serbaguna

ADVERTISEMENT

Alasan mereka membuat lampu ini yaitu karena mereka ingin ikut andil dalam mengatasi krisis energi listrik nusantara. Kini, kebutuhan listrik semakin meningkat sedangkan pasokan listrik untuk memenuhinya masih kurang.

Tiga mahasiswa ini membuat lampu biolie dengan cara mengisolasi bakteri bioluminescene dari tubuh cumi-cumi terlebih dahulu. Kemudian bakteri yang memancarkan warna biru ini dikultur terlebih dahulu. Lalu dimasukkan ke dalam wadah sesuai konsentrasi yang diinginkan.

Lampu Biolie

Biasanya, konsentrasi dalam satu biolie mencapai 4.6 x 109 colony forming units/mililiter. Untuk komposisi biolie sendiri yaitu terdiri dari lensa mika, serbuk kayu padat, dan aerator (penghasil gelembung udara).

desain lampu biolie karya mahasiswa Universitas Brawijaya

Bila lampu lain membutuhkan asupan daya listrik untuk terus bertahan, maka lampu biolie yang berbasis bakteri ini cukup dengan pemberian nutrisi. Nutrisi ini terkandung pada fermentasi bahan-bahan organik.

Caranya yaitu dengan mencampur sayuran yang sudah dicacah halus dengan kecap, gula, dan EM4 (bakteri mikroba hasil dari fermentasi perubahan zat glukosa menjadi bakteri). Setelah itu, keringkan camputan tersebut.

Dengan pemberian nutrisi ini lah bakteri dapat terus menghasilkan indukan baru. Yang mana, bakteri lama akan mati dan apat tergantikann oleh indukan baru tersebut untuk dapat terus menyalakan lampu biolie.

Keuntungan

Tak hanya hemat dan tahan lama, lampu biolie juga menawarkan beberapa keuntungan. Lampu ini tidak menghasilkan panas seperti lampu pada umumnya dan penggunaannya cukup mudah. Untuk menggunakannya, hanya perlu meletakkan lampu ini di atas meja, dinding, lemari, atau tempat lainnya.

Satu lampu ini mampu menghasilkan daya sebesar 10.68 Watt. Besarnya daya ini sebanding dengan banyaknya bakteri bioluminescene yang ada dalam lampu Dengan kata lain, semakin banyak bakteri, maka daya lampu akan semakin besar.

Mahasiswa Universita Brawijaya punya inovasi apa lagi ya? Baca ini: Mahasiswa Univeritas Brawijaya Ciptakan Alat Pemantau Kolam Ikan Koi

Tags: KaryaLampu BioliePenemuan
ShareTweetSend
Previous Post

Warung Rujak Mbeji, Bisa Makan Rujak Sambil Mancing Ikan

Next Post

Daftar Warung Soto Kudus di Kota Malang

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

foto oleh Achmad Nur Komari
Malangan

Prasasti Kranggan, Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

21 December 2021

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.