Bulan Ramadan yang diperingati setiap satu tahun sekali menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di penjuru dunia. Ramadan identik dengan bulan penuh ampunan dan keberkahan. Semua amal kebaikan yang dilakukan saat bulan Ramadan akan mendapat balasan yang berlipat ganda. Maka dari itu, amalan-amalan sunnah dianjurkan untuk umat Muslim.
Dikutip dari NU Online, Syekh Muhammad ibn ‘Umar Nawawi al Bantani dalam kitab Nihayah al-ain fi’Irsyad al-Mubtadin merinci amalan-amalan yang bisa dilakukan saat bulan puasa. Berikut amalan-amalan sunnah yang dianjurkan untuk umat Muslim.
1. Mengakhirkan Sahur
Amalan sunnah di bulan Ramadan salah satunya bisa dilakukan dengan mengakhirkan waktu sahur. Rasulullah bersabda: “Bersantap sahurlah kalian, karena sahur itu adalah keberkahan (HR. Bukhari)”.
Sahur terpenuhi apabila seseorang menyantap makanan atau minum meski hanya seteguk air. Kegiatan ini bisa dilakukan seusai tengah malam hingga sebelum waktu yang diragukan yakni antara malam atau terbit fajar Subuh.
2. Menyegerakan Buka
Selepas perpuasa sepanjang hari, umat Muslim dianjurkan menyegerakan berbuka puasa. Berbuka puasa dilakukan ketika masuk waktu maghrib. Sementara saat berbuka puasa, umat muslim disunnahkan untuk mengonsumsi makanan manis seperti kurma basah (ruthab). Namun, kurma tersebut bisa digantikan dengan air putih, makanan atau minuman manis lainnya.
3. Doa Memohon Perlindungan Allah SWT
Seorang mukmin memohon agar Allah SWT mempertemukannya dengan bulan Ramadhan. Mukmin tersebut lalu memaksimalkan ibadah seseorang didalamnya.
Dari Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah seorang hamba membaca di pagi dan sore hari:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“(Aku berlindung) dengan Nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu di bumi dan di langit yang bisa membahayakan. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” (HR. Abu Dawud & Al-Tirmidzi, lafadz milik al-Tirmidzi).






Discussion about this post