PSBB Malang Raya hari pertama sudah efektif diberlakukan sejak Minggu (17/5/2020). Tampak penjagaan di semua check point diperketat dengan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga 30 Mei mendatang.
Seperti yang sudah diinfokan sebelumnya, pada pelaksanaan PSBB ini petugas gabungan ditempatkan di seluruh check point covid-19. Petugas gabungan itu berasal dari pihak kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, dan sejumlah instansi terkait lainnya.
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Forkopimda memantau secara langsung pelaksanaan PSBB pada hari pertama ini. Menurut pantauannya, masih banyak kendaraan dari luar yang masuk ke Kota Malang.
“Di hari Minggu saja ternyata luar biasa kedatangannya dari luar kota Malang. Dan kami sampaikan seluruhnya, tolong dilengkapi persyaratan-persyaratan ketika masuk ke Kota Malang, kalau itu memang kepentingan-kepentingan krusial,” kata Sutiaji dikutip Malang Times.
Kepentingan Krusial Tidak Dilarang di PSBB Malang Raya Hari Pertama
Lebih lanjut, Sutiaji menyebut masyarakat sudah memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama PSBB diberlakukan. Namun, pihaknya juga tak melarang masyarakat yang punya kepentingan krusial.
Sutiaji memahami ada pula masyarakat yang punya kepentingan krusial di wilayah Malang Raya. Ditegaskannya, selama orang tersebut memenuhi persyaratan dan protokol covid-19, maka tidak akan diberlakukan putar balik.
“Tentu ketika ada hal yang krusial, kami tidak menghambat, tidak menghalau. Tetap kami layani dan tidak sampai kami kembalikan. Orang Malang Raya saja ketika dia tidak pakai masker, ketika berboncengan nggak satu alamat, tetap akan kami peringatkan dulu,” pungkasnya.
Kendaraan Berpelat Luar Malang Raya Harus Putar Balik
Di check point yang sudah dijaga ketat oleh para petugas gabungan dilakukan pemeriksaan kepada para pengendara kendaraan, baik roda dua dan roda empat. Mereka akan dicek suhu tubuh dan identitasnya (KTP).
Sebagaimana pada masa sosialisasi tiga hari kemarin, kendaraan berpelat luar Malang Raya harus putar balik. Mereka yang tak memenuhi protokol kesehatan covid-19, seperti mengenakan masker juga demikian.






Discussion about this post