Saturday, July 18, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Ngalampedia

Lapangan Pacuan Kuda Zaman Belanda di Kota Malang

Ongis Mbois by Ongis Mbois
16 September 2024
in Ngalampedia
0 0
0

Salah satu area terbuka yang saat ini tidak dijumpai lagi di Kota Malang adalah arena pacuan kuda. Area tersebut dulu menjadi hiburan bagi masyarakat Belanda.

Arena tersebut terdapat di bagian barat kota, berada di dekat Jalan Besar Ijen yang banyak terdapat rumah bagi orang-orang kalangan menengah ke atas di zaman Kolonial Belanda, area ini dibangun pada tahun 1938. Posisi pintu depan pacuan kuda tersebut ada di depan simpang balapan, kini bangunan pintu gerbang itu berubah menjadi Politeknik Kesehatan Malang.

ArtikelTerkait

Sejarah Pabrik Gula Kebonagung Malang, Berdiri Sejak 1905

Sejarah SMA Negeri 1 Malang, Berawal dari Sekolah Liar hingga Jadi SMA Favorit di Kota Malang

Profil Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang

Profil Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang

ADVERTISEMENT

Sama seperti tempat pacuan kuda pada umumnya yang punya tempat yang sangat besar dan luas, sehingga arena ini membentang dari Jalan Pahlawan TRIP hingga Jalan Jakarta. Sekarang lokasi tersebut selain digunakan untuk pendidikan juga sudah menjadi perumahan perlebaran dari kawasan Jalan Ijen.

Pacuan kuda di zaman Belanda Arena hiburan pacuan kuda di zaman Belanda, dengan pintu gerbang di simpang balapan (sekarang), di bagian bawah atau sisi utara ada Jalan Jakarta, sementara di bagian atas di sisi selatan ada Jalan Pahlawan trip.

Pacuan atau aduan kuda dari dahulu memang kerap dijadikan sebagai sarana rekreasi bagi orang-orang berada. Sama seperti sekarang, taruhan pacuan kuda juga ramai. Dari sebuah sumber, masyarakat Belanda dan golongan priayi di dari Indonesia bisa habis ratusan gulden untuk sehari saja jika ada perlombaan.

Di kawasan tersebut juga punya pemandangan yang indah berupa Gunung Putri Tidur yang sangat indah. Sehingga menjadi background di setiap perlombaan.

Selain digunakan untuk berkuda, di kawasan tersebut pernah digunakan Jambore Pandu Dunia pada tahun 30-an. Sayang penulis tidak banyak memperoleh informasi tentang adanya Jambore itu.

Di masa kemerdekaan, di sekitar lokasi pacuan kuda di sisi selatan menjadi arena yang menyedihkan bagi Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), karena saat pertempuran mereka terdesak hingga mundur hingga ke sana. Dari sana, dalam posisi yang terkepung mereka dihantam oleh tentara Belanda sehingga akhirnya gugur di daerah yang kita kenal dengan Jl. Pahlawan TRIP.

Pesatnya pembangunan memaksa area yang tersebut berubah, karena bisa jadi atau kemungkinan balap kuda dianggap kurang begitu menarik dibandingkan sepakbola ataupun olahraga lain.

Sekitar tahun 1960-an terjadi alih kepemilikan di lokasi tersebut. Karena area olahraga sudah dipusatkan di kawasan Stadion Gajayana. Sehingga menjadi kawasan tersebut menjadi perumahan elit dan kawasan pendidikan karena kebutuhan dari warganya. Di tahun 90-an, pacuan kuda benar-benar tidak berbekas lagi.

Tags: BelandaLapangan Pacuan Kudasejarah belanda
ShareTweetSend
Previous Post

SMAK Santo Albertus (Dempo), Sekolah Katolik Tertua di Malang

Next Post

Bunder Hortikultura, Wisata Agro di Wagir

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Sejarah

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

30 October 2024
Ngalampedia

Kapten Laut Albert Warokka, Pahlawan Dalam Perang Laut Pertama Indonesia

3 May 2024
Hotel Lapidoth
Malangan

Hotel Lapidoth, Hotel Pertama di Malang

28 September 2023
https://www.kompasiana.com/agustinadewi6280/5c831f6aab12ae7aa97c7483/soto-daging-rahayu-tetap-nikmat-hingga-generasi-ketiga?page=all
Kuliner

Cerita Belanda dan Soto Daging Rahayu

11 April 2020

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.