Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Destinasi

Pondok Pesantren Miftahul Huda, Jajaran Pondok Tertua di Indonesia

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
30 August 2021
in Destinasi
0 0
0

Malang terkenal dengan Kota Pendidikan. Selain menjadi rumah bagi beberapa univesitas terkemuka di Indonesia, ternyata Malang memiliki satu pondok pesantren yang menjadi salah satu dari 5 pondok tertua di Indonesia. Ialah Pondok Pesantren Miftahul Huda (PPMH) atau juga populer dengan nama Pondok Pesantren Gading Malang. Nama ini disematkan tak lain dan tak bukan karena lokasinya yang berada di kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Pondok yang sudah ada sejak tahun 1768 M ini menjadi pondok pesantren (ponpes) tertua di Malang dan termasuk dalam urutan ke tiga sebagai ponpes tertua di Indonesia. Pondok Pesantren Miftahul Huda berada di urutan setelah Ponpes Sidogiri di Pasuruan yang ada sejak 1718 M, dan Ponpes Jamsaren di Jawa Tengah sejak 1750 M. Dua Ponpes tertua lainnya yakni Ponpes Buntet di Cirebon, Jawa Barat yang ada sejak 1785 M dan diikuti Ponpes Darul Ulum di Banyuanyar, Pamekasan, Madura dari tahun 1787 M.

ArtikelTerkait

Mbah Honggo, Guru Spiritual Bupati Malang yang Berdarah Majapahit

Relief Mahabharata di Candi Jago

Watu Tumpuk, Situs Kuno Bendungan Sutami

Rumah Sakit Tentara Dokter Soepraoen Malang Sebelum Jadi RS Umum

ADVERTISEMENT

Pondok Pesantren Miftahul Huda (PPMH)

Ratusan tahun berdirinya Pondok Pesantrn ini tentu tak lepas dari peran pendirinya, KH. Hasan Munadi. Beliau wafat pada usia 125 tahun dan telah mengasuh di ponpes ini selama 90 tahun. Beliau pun meninggalkan empat orang putra yang juga mengikuti keilmuan Ayahnya, yakni: KH. Isma’il, KH. Muhyini, KH. Ma’sum dan Nyai Mujannah.

Awal berdiri, ponpes ini bernama Pondok Pesantren Gading Malang karena lokasinya. Perjalanannya tak mengalami peningkatan yang signifikan, hingga setelah KH. Hasan Munadi wafat, ponpes ini diasuh oleh putra pertamanya, KH. Ismail. Tak sendirian, beliau dibantu oleh keponakannya sendiri, KH. Abdul Majid. Bahkan anak KH. Abdul Majid, seorang putri yang bernama Nyai Siti Khodijah dijadikannya anak angkat hingga akhirnya putri angkatnya dinikahkan dengan alumni Ponpes Miftahul Huda, yakni dengan Jampes Kediri Yaitu KH. Moh. Yahya yang berasal dari daerah Jetis Malang.

Di tangan K.H Moh. Yahya ini, generasi ketiga setelah meninggalnya KH. Ismail di usia 75 tahun dan telah mengasuh ponpesnya selama 50 tahun. Sejak KH. Moh. Yahya, nama Pondok Gading berubah dengan nama barunya “Pondok Pesantren Miftahul Huda”. Sejak saat itu juga, santrinya diperbolehkan untuk menuntut ilmu di lembaga formal di luar pesantren, kebijakan ini dianggap kebijakan yang cukup berani dan tergolong langka namun karena hal tersebut yang membuat Pondok Gading semakin berkembang pesat.

Sistem pendidikannya terbagi menjadi tiga bagian, yakni:  Tingkat Ula (Pendidikan Tingkat Dasar), Tingkat Wustho (Pendidikan Tingkat Menengah) dan Tingkat Ulya (Pendidikan Tingkat Atas).

Ilmu Hisab

Dalam Pondok Pesantren Miftahul Huda, Ilmu Hisab menjadi salah satu yang paling masyur di kalangan masyarakat. Hasil hisab dari pondok gading dijadikan rujukan untuk menentukan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Selain itu pondok gading juga terkenal sebagai pondok tasawuf, hal ini terjadi sebab pondok gading adalah pondok thoriqoh, yakni thoriqoh qadiriyah dan naqsabandiyah. Kitab-kitab yang dibacakan oleh para masyayikh pun tak jauh dari nuansa tasawuf.

 

Baca juga: Pondok Pesantren Tazkia Malang, Pondok Modern di Kecamatan Dau

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Tags: miftahul hudapondok malangPondok PesanterenPondok Pesanteren Tertuaponpes gadingponpes gading malangponpes malangponpes miftahul huda malang
ShareTweetSend
Previous Post

Rujak Cingur Mak Tun, Kuliner Legendaris Sejak 1980

Next Post

Stadsklok, Landmark Kota Malang yang Sempat Terlupakan

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

No Content Available

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.