Monday, July 6, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Info Penting

Peternakan Sapi Terintegrasi, Belajar di Kecamatan Jabung Yuk!

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
31 December 2021
in Info Penting
0 0
0
peternakan sapi

Sebagai daerah dataran tinggi, Kabupaten Malang sebelah utara dan timur memang cocok dijadikan sebagai lahan peternakan, tak terkecuali bagi sapi perah. Melansir dari Kompasiana, di Kecamatan Jabung misalnya, terdapat peternakan sapi terintegrasi yang dikelola oleh pria bernama Erwin.

Banyak hal yang dapat dipelajari di peternakan yang terletak di Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang ini. Mulai dari usaha peternakan sapi perah, pembuatan biogas, dan pupuk organik.

ArtikelTerkait

Jalur Pegunungan yang dapat dilintasi melalui Kabupaten Malang

Mitos di Gunung Geger Pagak, Kebupaten Malang

Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Sejarahnya

Buah Lerak, Pembersih Tradisional Serbaguna

ADVERTISEMENT

Dalam peternakan terintegrasi ini terdapat sekitar 30 ekor sapi perah yang berjajar rapi dalam kandang. Tampak terdapat penanda khusus pada telinga sapi-sapi perah tersebut dengan bertuliskan P Indilakto 337. Tak seperti kandang sapi traadisional, kandang sapi perah ini tampak bersih dan nyaman bagi para sapi. Nyaris tak ada bau yang tercium dari kandang tersebut. Kandang sapi perah ini dibuat dengan sistem terintegrasi satu siklus, sehingga kotoran sapinya langsung diolah tanpa menyisakan bau menyengat.

Pengolahan Biogas

Kotoran sapi atau dalam bahaa Jawa lazim disebut telethong ini diolah menjadi biogas, diproses secara alami melalui bak penampungan. Ukuran bak penampungan yang terbuat dari beton yang tertanam dalam tanah itu sekitar 4 x 5,5 meter, sehingga mampu menampung banyak kotoran sapi. Dari kandang, kotorang sapi perah langsung ditampung dalam bak tersebut setelah air kencingnya dipisahkan.

Bak-bak penampungan itu kemudian dihubungkan dengan pipa dengan sistem yang terbilang sederhana untuk mengalirkan kotoran sapi dari penampungan sementara di kandang. Setelah diproses secara alami, dan menghasilkan energi biogas siap pakai, hasilnya kembali dialirkan dari bak penampungan melalui pipa menuju dapur.

Hasil biogas di peternakan terintegrasi ini dapat dimanfaatkan langsung oleh Erwin untuk keperluan dapurnya. Pipa-pipa biogas tadi langsung tersambung dengan kompor biogas miliknya. Kompor-kompor ini yang kemudian dipakai untuk mengolah hasil susu sapi menjadi produk-produk turunan, seperti susu coklat atau susu rasa-rasa lainnya.

Rumput Pakan Khusus

Sapi perah di peternakan terintegrasi ini diberi makan rumput yang tidak sembarangan. Erwin selaku pengelola menyediakan rumput terbaik, dan jenis unggul, sehingga kotorannya pun tak berbau menyengat. Rumput yang diberikan sebagai makanan tergolong jenis rumput mott (rumput gajah), atau biasa disebut rumput odot. Ada sebagian masyarakat yang menyebutnya rumput gajah kerdil atau rumput gajah kate.

Pupuk Organik

Selain menjadi biogas, kotoran sapi miliknya ada pula yang diolah menjadi pupuk organik. Pupuk ini berbentuk seperti pasir kering, lembut dan tidak berbau. Untuk membuat pupuk ini, Erwin menggunakan media cacing untuk mempercepat prosesnya. Dalam waktu sehari semalam, satu ton cacing cukup untuk mengurai tumpukan kotoran sapi. Pupuk organik ini kemudian dikemas ke dalam beberapa karung/sak kecil yang dijualnya per sak. Erwin menjual pupuk organik ini seharga 5.000 rupiah per saknya. Umumnya, pelanggannya adalah para petani bunga.

Ingin belajar berternak dengan suasana keluarga yang fun? Baca juga: Belajar Berternak dan Bercocok Tanam di Lembah Indah Malang

Tags: biogasPeternakanPeternakan sapipeternakan sapi terintegrasipupuk organikWisata Argo
ShareTweetSend
Previous Post

Pertama di Malang! Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Universitas Brawijaya

Next Post

Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur, Tempat Belajar Anak Jalanan

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

Berita Terbaru

Penyakit Mulut dan Kuku membuat Peternak Was-Was menjelang Hari Raya Idul Adha

18 May 2022

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.