Sebagai Kota yang populer dengan julukan Kota Apel, bukan menjadi hal yang mengejutkan jika sepajang jalan banyak penjual yang menawarkan buah Apel berbagai bentuk dan warna. Meski begitu, masih banyak orang yang belum mengetahui bagaimana ciri apel khas Malang. Apa Anda salah satunya?
Malang memiliki banyak jenis buah Apel yang tidak hanya dapat ditemukan di kebun langsung, namun juga terdapat pada toko-toko buah, supermarket, maupun pasar tradisional. Jika dikelompokkan berdasarkan jenisnya, setidaknya ada 3 varian buah Apel khas Malang. Yuk, simak ciri lengkapnya!
Apel Manalagi
Jenis Apel yang satu ini adalah yang paling populer di Malang. Bagaimana tidak, Anda dapat menemukan Apel Manalagi pada setiap kebun petani, dan terjual bebas pada toko buah tepi jalan. Dengan sekali pandang, Anda dapat mudah membedakan Apel ini dengan jenis lainnya karena bentuk buahnya yang bulat dengan ujung pangkal berlekuk datar.
Pada umumnya, ciri Apel Malang satu ini berwarna hijau muda kekuningan. Tekstur dagingnya agak keras dengan sedikit kandungan air. Apel ini menjadi jenis favorit karena daging buahnya yang manis dan aromanya yang wangi meskipun belum matang.

Apel Rome Beauty
Hampir mirip dengan Apel Manalagi yang memiliki bentuk buah bulat, namun ciri apel Rome Beauty memiliki ujung pangkal dengan lekukan yang lebih dalam. Warna kulitnya berpadu antara hijau dan merah yang saling menyembur. Daging buah Apel ini sedikit keras dan bertekstur halus. Jika masak pohon, Anda dapat merasakan sensasi daging yang lebih renyah saat memakannya.
Varietas Apel dengan aroma kuat yang menjadi bahan baku utama pembuatan sari apel ini menghasilkan banyak buah dalam sekali panen. Jika usia pohonnya sudah mencapai 7 tahun ke atas, Apel Rome Beauty dapat menghasilkan 30-40 kg buah per pohon. Wah, banyak sekali, bukan?

Apel Anna
Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, ciri buah Apel Anna memanjang dan bentuk ujung pangkalnya menyerupai bintang. Kulit buahnya tipis dengan warna kuning dan merah yang saling menyembur. Daging buah Apel Anna padat namun sedikit aliat masir, dan kandungan airnya tinggi.
Jenis apel yang satu ini cocok untuk Anda yang menyukai sensasi asam saat makan buah. Tingkat keasamannya sedikit lebih tinggi saat Anda konsumsi langsung setelah petik dari pohon. Namun, jika Anda biarkan sekitar 3-4 hari kemudian, aroma buahnya menjadi semakin kuat dan rasanya menajdi lebih manis.

Baca juga: Resep Strudel Apel Khas Malang dan Cara Memasaknya
Subscribe channel Youtube kami dan ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania




