Tuesday, July 21, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Malangan

Kisah Heroik Meriam si Buang Sebelum Menghuni Museum Brawijaya

Ongis Mbois by Ongis Mbois
19 March 2020
in Malangan
0 0
0
Meriam si Buang dan Kisah Heroiknya Sebelum Menghuni Museum Brawijaya

Meriam si Buang (C) MALANGONLINE

Pengunjung Museum Brawijaya Malang akan disambut oleh deretan senjata lapis baja yang berada di Taman Agne Yastra Loka. Salah satu koleksi senjata itu adalah Meriam si Buang yang memiliki kisah heroik sebelum menghuni museum yang ada di kawasan Jalan Besar Ijen Kota Malang tersebut.

Meriam berukuran 3,7 Inch ini dirampas pasukan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dari pasukan Belanda dalam serangan 10 Desember 1945. Serangan itu dilancarkan TKR terhadap kedudukan tentara Belanda di Pos Pantau Desa Betering. Dalam penyerangan itu, TKR dibantu oleh para laskar pejuang lainnya.

ArtikelTerkait

Menjelajah Kampung Arab di Kota Malang

Jembatan Mojopahit, Saksi Bisu Sejarah Malang

Relief Mahabharata di Candi Jago

Sarinah Malang, Dulunya adalah Gedung Concordia

ADVERTISEMENT

Kala itu, pertempuran berlangsung sengit dan memakan waktu hampir enam jam lamanya. Dalam perang tersebut, gugurlah seorang prajurit TKR bernama Kopral Buang.

Meriam si Buang Terinspirasi dari Nama Kopral Buang

Nama Kopral Buang itulah yang kemudian menginspirasi pasukan TKR untuk menyematkannya pada meriam rampasan yang didapat dari Belanda tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengenang jasa-jasa prajurit tersebut, sekaligus untuk menghormati pengorbanannya di medan laga.

Hingga saat ini, meriam si Buang tersimpan rapi sebagai salah satu penghuni Museum Brawijaya Malang. Dialah salah satu saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamirkan kepada dunia pada 17 Agustus 1945 saat itu.

Selain Meriam si Buang, museum yang berada di bawah naungan Kodam V Brawijaya ini memiliki banyak koleksi kendaraan lapis baja lainnya. Ada yang bernama Pompom Double Loop, dan tank buatan Jepang, tank amfibi AM Track. Ada pula berbagai jenis senjata api yang merupakan rakitan tentara Indonesia dan sebagian adalah hasil rampasan dari Belanda.

Museum Brawijaya terletak di Jalan Besar Ijen No. 25A, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Museum ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga tutup pukul 15.00 WIB.

Tags: Museum Brawijaya
ShareTweetSend
Previous Post

Rasakan Sensasi Mie Cobek Malang

Next Post

Ada Monumen Perjuangan Polri di Tlogowaru

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Fakta dan Mitos

Tiga Tempat Paling Angker di Malang Beserta Kisahnya

29 April 2022
Foto © Cak Soe
Destinasi

Koleksi Senjata di Museum Brawijaya Malang, Ada Apa Saja?

15 August 2021
Taman Agne Yastra Loka Museum Brawijaya
Malangan

Museum Brawijaya Punya Taman Agne Yastra Loka

18 March 2020

Discussion about this post

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.