Monday, July 20, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Malangan

Sejarah Garis Demarkasi di Pujon

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
6 February 2020
in Malangan
0 0
0
Garis Demarkasi Pujon

Garis Demarkasi Pujon

Di wilayah Pujon, tepatnya di Desa Pandesari ada sebuah tugu unik yang bertuliskan Garis Status Quo atau Garis Demarkasi. Tentu saja  ini bukan sebuah penanda biasa, bukan pula sebuah garis batas desa.

Awal dari keberadaan Garis Demarkasi ini berawal dari perintah PBB kepada Indonesia dan Belanda untuk tidak saling menembak lagi pada pertempuran agresi militer yang dimulai pada 1 Agustus 1947.

ArtikelTerkait

Menjelajah Kampung Arab di Kota Malang

Jembatan Mojopahit, Saksi Bisu Sejarah Malang

Relief Mahabharata di Candi Jago

Sarinah Malang, Dulunya adalah Gedung Concordia

ADVERTISEMENT

Kemudian pada tanggal 4 Agustus secara resmi Belanda menghentikan aksi menembak. Dan pada 17 Agustus tembak menembak benar-benar berakhir antara tentara Belanda dan tentara Indonesia. Tidak benar-benar berakhir sebenarnya karena masih ada perang yang melibatkan organisasi kemasyarakatan dari laskar-laskar pejuang, seperti yang terjadi di Karawang dan Bekasi.

Kemudian lewat bantuan PBB, dibentuklah Komisi Tiga Negara (KTN) yang menjadi perwakilan di dalam sidang tersebut. Terdiri dari Amerika Serikat (netral), Australia (pilihan Indonesia), dan Belgia (pilihan Belanda).

Disisi lain ada pula, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Perdana Menteri Amir Syarifuddin Harahap. Delegasi Kerajaan Belanda dipimpin oleh Kolonel KNIL Abdulkadir Widjojoatmodjo. Delegasi Amerika Serikat dipimpin oleh Frank Porter Graham. Perundingan itu dilakukan di kapal milik Amerika yaitu USS Renville sehingga perjanjian yang terbit disebut perjanjian Renville.

Secara ringkas, isi dari perjanjian tersebut adalah

  1. Belanda hanya mengakui Jawa tengah, Yogyakarta, dan Sumatera sebagai bagian wilayah Republik Indonesia
  2. Disetujuinya sebuah garis demarkasi yang memisahkan wilayah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda
  3. TNI harus ditarik mundur dari daerah-daerah kantongnya di wilayah pendudukan di Jawa Barat dan Jawa Timur.
Hasil perjanjian Renville
Hasil perjanjian Renville dengan tanda merah adalah wilayah NKRI

Hasil perjanjian itu juga mengubah situasi di Malang. Tempat yang dikenal sebagai peristirahatan Belanda itu terbagi menjadi dua bagian.

Sesuai peta yang sudah ditunjuk, garis maya di peta menunjukkan jika wilayah Pujon menjadi sebuah garis perbatasan wilayah milik Belanda dan Indonesia. Titik garis tersebut berada di wilayah Desa Pandesari, sehingga dari wilayah itu kemudian dibangun sebuah tugu status quo atau penanda garis demarkasi. Dari garis itu, wilayah Barat adalah Indonesia dan wilayah timur adalah Belanda.

Dikutip dari malangdjadoel.ga, adanya garis pemisah itu membuat perubahan yang signifikan bagi pertahanan TNI di Malang dan Pujon pada khususnya. Pertahanan TNI mundur sejauh 2 kilometer dari garis semula.

Pujon pun juga kehilangan Desa Pandesari yang di sana kemudian dibangun pos pertahanan baru milik Belanda. Di sisa waktu, penyerangan terhadap pos Belanda tetap dilakukan oleh TNI, hingga akhirnya Belanda benar-benar pergi dari Indonesia di akhir tahun 1948.

Tags: BelandaPujonSejarah
ShareTweetSend
Previous Post

10 Aturan yang Dibuat Pemerintahan Jepang di Malang

Next Post

Asal Usul Kata Mbois di Malang

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

Sejarah

Romantisme di Balik Sejarah Nama Kasembon

30 October 2024
Sejarah

Sejarah SMA Negeri 7 Malang, yang Dulunya Sekolah Penunjang

29 October 2024
prasasti camunda
Sejarah

Kegagahan Sri Maharaja Kertanagara dalam Prasasti Camunda

26 October 2024
Destinasi

Sejarah Berdirinya SMA Tugu Malang

13 October 2024

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.