Tuesday, July 7, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Ngalampedia

Candi Jawar Ampelgading, Peninggalan Majapahit di Malang

Candi Jawar Ampelgading, Peninggalan Majapahit

Ongis Mbois by Ongis Mbois
21 April 2024
in Ngalampedia
0 0
0

Candi Jawar ditemukan sekitar tahun 1982-1983 dengan kondisi terpendam di dalam tanah. Candi ini punya lantai yang berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 6×6 meter dengan tinggi 60cm pada bagian alas atau batur. Di sini terdapat empat batu berlubang yang digunakan untuk menegakkan tiang. Sedang keempat sisi Candi Jawar ini dihias relief tapak dara, pilaster, dan teratai.

Candi ini digunakan oleh sekitar 74 keluarga Hindu di Kecamatan Ampel Gading, kompleks bangunan di sana mulai dibangun dan direnovasi pada 9 September 2014 sehingga fungsinya memang digunakan sebagai pura untuk beribadah umat Hindu.

ArtikelTerkait

Sejarah Pabrik Gula Kebonagung Malang, Berdiri Sejak 1905

Sejarah SMA Negeri 1 Malang, Berawal dari Sekolah Liar hingga Jadi SMA Favorit di Kota Malang

Profil Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang

Profil Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang

ADVERTISEMENT

Konon, lokasi ditemukannya candi tersebut dulunya digunakan oleh para pendeta, Raja, hingga toko spirtual, diceritakan jika dulu Raden Wijaya sebagai pendiri Majapahit kerap ke Candi Jawar yang dekat dengan Semeru tersebut untuk menghadap kepada Sang Hyang Widhi.

Candi Jawar dengan pendopo soko limo-nya mengarah ke arah timur, yaitu tepat ke Gunung Semeru. Sehingga penataan sendiri memang dikhususnya untuk menghormati pencipta melalui agama Hindu.

Untuk pergi ke sana memang tidak terlalu sulit, dari Kota Malang perjalanan dilakukan menuju ke Ampel Gading. Perjalanan ini ditempuh selama dua jam. Kemudian sesampai di Desa Mulyosari rute akan lebih menantang, tetapi akan dibayarkan dengan kondisi pemandangan yang luar biasa. Semerbak aroma dingin dari Puncak Mahameru sangat terasa, terkadang di siang hari kabut masih saja tebal menyambut para wisatawan.

Tags: candiCandi Jawar AmpelgadinghinduHyang Widhijaman kerajaanlokasi candi jawar ampelgadingmajapahitMalang Selatanpeninggalan kunopeninggalan masa lampauRaden Wijaya
ShareTweetSend
Previous Post

Pendakian Gunung Butak Dari Dau Malang

Next Post

Punden Tutup (Mbah Ganden) di Kota Batu

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

watu tumpuk
Destinasi

Watu Tumpuk, Situs Kuno Bendungan Sutami

7 October 2024
Ngalampedia

Cerita Tentang Pura Ismoyo Jati Balekambang

4 September 2024
Berita Terbaru

Liburan Tenang dan Nyaman di Pantai Selok Malang

28 August 2024
Malangan

Yadnya Kasada Masyarakat Tengger, Begini Asal Usulnya

28 June 2024

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.