Tagar #tolakkiperasing, GM Arema: Tidak Asal Asing

Marak Tagar #tolakkiperasing
Kiper-kiper Arema (C) DANI KRISTIAN

Ruddy Widodo buka suara terkait marak tagar #tolakkiperasing di media sosial. Bahkan, manajer Arema itu mengaku tak tahu lantaran tak bermain media sosial.

Sebelumnya, Arema berencana mendatangkan tiga pemain asing anyar, di mana satu pemain sudah bergabung latihan, yakni Caio Ruan. Menariknya, dua pemain lagi kabarnya berposisi sebagai gelandang dan kiper.

Rencana mendatangkan kiper asing dengan slot non-Asia itu memantik respons penolakan dari Aremania. Pendukung Arema itu sependapat dengan pelatih kiper Felipe Americo bahwa kiper lokal Arema sudah cukup bagus untuk saat ini.

“Saya tidak tahu soal penolakan dengan tagar tersebut, karena saya tidak main medsos. Yang jelas, kami berencana mendatangkan kiper asing bukan asal asing, tapi yang berkualitas,” ujar Ruddy.

Tagar #tolakkiperasing Mencuat, Arema Didukung Direksi dan Pelatih

Ruddy Widodo menyebut, kiper asing yang mau didatangkannya ini masih berusia 19 tahun dan punya kualitas. Menurutnya, direksi klub di Jakarta dan tim pelatih pun mendukung rencana tersebut.

Manajer asal Madiun itu sudah melihat video yang diberikan agen pemain. Felipe sebagai pelatih kiper yang tentu mengerti kebutuhan kiper Arema pun menilai si pemain punya kualitas.

“Kebetulan dia mantan anak asuhnya Felipe di Botafogo (Brasil). Dia bilang kiper ini bagus, pernah main di timnas Brasil junior juga. Saya lihat videonya, istimewa sekali. Bukan cuma tangannya yang bermain, tapi kakinya juga cekatan. Ketika tangannya tak mampu, dia melakukan penyelamatan dengan kakinya. Saya langsung ingat Kurnia Meiga,” tandasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.