Thursday, June 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Berita Terbaru

Tradisi Selapanan untuk Bayi Baru Lahir Masih Sering Dijumpai di Malang Raya

Ongis Mbois by Ongis Mbois
24 February 2022
in Berita Terbaru
0 0
0
Daftar Alamat Tempat Pijat Bayi di Kota Malang

Tradisi selapanan masih sering dijumpai di Malang Raya. Tradisi ini dilakukan dalam rangkaian menyambut bayi yang baru lahir.

Untuk menghitung kapan digelarnya upacara selapanan ini ada caranya tersendiri. Umumnya, tradisi ini digelar 35 hari selepas si jabang bayi terlahir ke muka bumi.

ArtikelTerkait

Banyak Anak Tidak Sekolah di Kota Malang karena Nikah Muda

Pemkot Batu Siap Tindak Tegas Pemburu Koin Jagat yang Merusak Fasilitas Umum

Upaya Atasi Longsor Berhasil, Jalur Gunung Geger Kabupaten Malang Kembali Lancar

Jadi Salah Satu Titik Banjir di Kota Malang, Jembatan Glendang Pakem Bakal Ditinjau

ADVERTISEMENT

Misalnya saja, dia lahir pada 1 Agustus, kapan selapanan untuk si bayi? Kamu tinggal menambahkan 35 hari setelah 1 Agustus, yakni jatuh pada 4 September.

Apa Saja yang Dilakukan dalam Tradisi Selapanan?

Tradisi selapanan ini dilangsungkan dengan rangkaian acara bancakan weton atau kenduri. Rangkaian acara itu digelar dalam satu hari yang sama.

Biasanya, dalam momen selapanan ini, rambut si bayi dicukur. Ada yang mencukurnya sampai gundul, ada pula yang cuma mencukur sebagian ujung rambutnya saja.

Selain rambut, ada pula pemotongan kuku si bayi. Mulai dari kuku tangan hingga kuku kaki dipotong untuk pertama kalinya.

Tujuan dari pemotongan kuku dan rambut hingga gundul maupun sebagian itu adalah demi menjaga kesehatan si bayi. Pemotongan itu dimaksudkan agar kulit kepala dan jari bayi tetap bersih.

Sementara, bancakan selapanan bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran si jabang bayi. Momen itu sekaligus menjadi ajang berdoa bersama agar ke depannya si bayi selalu diberi kesehatan, cepat besar, dan doa-doa kebaikan lainnya.

Selain selapanan, ada pula tradisi lainnya yang digelar ketika ada bayi baru lahir. BACA: Inilah tradisi aqiqah yang digelar dalam rangkaian menyambut kelahiran si jabang bayi.

Tags: TradisiTradisi Selapanan
ShareTweetSend
Previous Post

Shypon Metro Kepanjen, Kali Nyabrang Kali

Next Post

Syahdunya Malam di Paralayang

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Di Malang pun Ada Tradisi Beli Pakaian Baru Jelang Lebaran
Ramadan

Di Malang pun Ada Tradisi Beli Baju Baru Jelang Lebaran

4 April 2024
Pasar.id, Pasar Online untuk Warga Kabupaten Malang
Ramadan

Yang Ditunggu, Tradisi Prepekan Pasar di Malang

3 April 2024
Berita Terbaru

Rangkaian 6 Tradisi Jawa untuk Menyambut Kelahiran Bayi

25 February 2022
Berita Terbaru

Tradisi Jawa Mengubur Ari-ari Bayi Baru Lahir Masih Kental di Malang Raya

8 February 2022

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.