Elias Alderete Beberkan Alasannya Setia pada Arema

Elias Alderete Beberkan Alasannya Setia pada Arema
Elias Alderete dan Felipe Americo (C) AKAIBARA

Elias Alderete beberkan alasan menjadi satu-satunya orang Argentina yang masih bertahan di Arema. Penyerang asal Argentina itu memilih setia karena merasa sudah punya ikatan dengan skuad Singo Edan.

Di saat klan Argentina lainnya, seperti pelatih kepala Mario Gomez, pelatih fisik Marcos Gonzalez, dan pemain lainnya Jonathan Bauman memilih pergi, Elias tetap bertahan. Karenanya, pemain 25 tahun itu sudah tiba di Malang dan bergabung dengan sesi latihan Arema sejak Selasa (4/8/2020) lalu.

Saat melihat ketiga kompatriotnya tak ada lagi di Arema, Elias mengaku tak kaget. Meurutnya, keluar masuknya pelatih atau pemain itu sebuah hal yang wajar dalam sepak bola.

“Saya kembali ke Malang karena masih punya kontrak di Arema, karenanya saya mau bekerja lagi. Namun, untuk rekontrak saya belum membahasnya (dengan manajemen Arema),” kara Elias dalam wawancara dengan bantuan penerjemah Pelatih Kiper Arema, Felipe Americo.

Elias Alderete Beberkan Perasaannya Ditinggal Trio Argentina

Sepeninggal Mario Gomez, Marcos Gonzalez, dan Jonathan Bauman yang memilih hengkang, Elias Alderete terpaksa harus tinggal sendiri di Malang. Menurutnya, tak menjadi masalah ditinggal ketiga kompatriotnya yang bergabung ke Arema bersama-sama sejak awal tahun 2020 itu.

Eks pemain Chacarita Juniors itu mengaku tak ada niat menyusul mereka. Elias memilih setia di Arema karena menghormati kotraknya.

“Terimakasih Coach Mario yang sudah membawa saya bermain di Arema, juga Coach Marcos, dan Bauman. Tanpa mereka, saya pikir tidak ada masalah. Saya bertahan karena respek dengan kontrak saya di sini,” imbuhnya.

Elias Alderete Ingin Menunjukkan Kemampuannya

Tanpa ketiga kompatriotnya, Elias Alderete memutuskan tidak mengubah targetnya bersama Arema. Prestasi terbaik tetap ingin diraihnya musim ini sebagai konsekuensinya bertahan.

“Target saya mau menunjukkan kepada semua alasan kenapa saya mau bertahan di sini. Saya ingin meraih prestasi di tim ini. Saya terlanjur nyaman di sini, karenanya saya juga mau belajar Bahasa Indonesia,” tegas pemilik jersey bernomor punggung 33 itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.