Sunday, June 7, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Berita Terbaru

Beda Makna Pagebluk Dulu dan Sekarang

Ongis Mbois by Ongis Mbois
23 July 2021
in Berita Terbaru
0 0
0
Beda Makna Pagebluk Dulu dan Sekarang

Istilah pagebluk kembali mencuat seiring memburuknya situasi karena meningkatnya angka kematian gara-gara kasus covid-19 di Indonesia. Jika memang ada yang beda dari makna pagebluk dulu dan sekarang, lantas seperti apa perbedaannya?

Jika mengutip laman Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pagebluk adalah istilah lokal yang merujuk kepada wabah penyakit yang menyerang dalam skala luas. Dalam istilah yang lebih modern, pagebluk ini disebut sebagai epidemi.

ArtikelTerkait

Banyak Anak Tidak Sekolah di Kota Malang karena Nikah Muda

Pemkot Batu Siap Tindak Tegas Pemburu Koin Jagat yang Merusak Fasilitas Umum

Upaya Atasi Longsor Berhasil, Jalur Gunung Geger Kabupaten Malang Kembali Lancar

Jadi Salah Satu Titik Banjir di Kota Malang, Jembatan Glendang Pakem Bakal Ditinjau

ADVERTISEMENT

Dalam Bahasa Jawa, pagebluk sendiri berasal dari kata geblug atau bluk. Dalam budaya Jawa diartikan sebagai jatuh, tumbang atau tersungkur. Karenanya, pagebluk dapat dimaknai adanya sebuah fenomena yang menyebabkan jatuhnya korban dalam jumlah besar dengan skala yang luas.

Istilah pagebluk ini kerap disebut-sebut sejak awal kemunculan Coronavirus Disease 2019 atau lebih dikenal sebagai covid-19 di Indonesia pada Februari 2020 lalu. Perlahan tapi pasti, istilah ini kembali populer di kalangan masyarakat.

Makna Pagebluk di Kalangan Masyarakat Jawa

Ketika dunia medis menyikapi pandemi covid-19 dengan ilmu yang mereka miliki, ada sejumlah masyarakat Indonesia yang menghubung-hubungkan peristiwa ini sebagai pagebluk. Sudut pandang mitologi ini berdasarkan ajaran, perintah atau larangan dari para leluhur yang sempat meramalkan kejadian di masa yang akan datang.

Pagebluk ini bukanlah hal baru di tanah Jawa kuno, karena sudah banyak diceritakan dalam warisan sejarah, baik yang berbentuk tulisan maupun cerita lisan. Sejumlah manuskrip atau naskah kuno menjelaskan cerita wabah gudik (kudis), kolera, influensa, tuberkulosis (TBC), dan pes pernah menyerang Jawa.

Orang dulu percaya, ketika seseorang terkena penyakit pada pagi atau siang hari, mendadak sore atau malam harinya akan meninggal. Bagitu pula sebaliknya. Keterbatasan informasi dan tenaga medis kala itu membuat suasana begitu mencekam di pedesaan, terutama yang jauh dari pengawasan pemerintah setempat.

Walaupun metode yang dipakai adalah ‘othak athik gathuk’ alias menghubung-hubungkan, banyak juga masyarakat lokal yang percaya. Terlebih bagi masyarakat yang punya garis keturunan Jawa Kuno asli atau yang masih menghormati dan memegang teguh budaya leluhur mereka.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.

Tags: corona covid-19pagebluk
ShareTweetSend
Previous Post

Kameswara Tirthayatra dan Tafsir Baru Prasasti Ranu Kumbolo

Next Post

Cara Menangkal Pagebluk dan Ritual Tolak Balak di Malang Raya

Ongis Mbois

Ongis Mbois

Kuli tinta yang mendedikasikan diri untuk Bhumi Arema

Related Posts

Resep Membuat Kue Serabi untuk Ritual Tolak Balak di Malang Raya
Kuliner

Resep Membuat Kue Serabi untuk Ritual Tolak Balak di Malang Raya

23 July 2021
Cara Menangkal Pagebluk dan Ritual Tolak Balak di Malang Raya
Fakta dan Mitos

Cara Menangkal Pagebluk dan Ritual Tolak Balak di Malang Raya

23 July 2021
Riwayat Perjalanan Wali Kota Malang Sutiaji yang Positif Covid-19
Berita Terbaru

Riwayat Perjalanan Wali Kota Malang Sutiaji yang Positif Covid-19

2 December 2020
Tak Ada Lagi Istilah PDP, ODP, dan OTG
Berita Terbaru

Tak Ada Lagi Istilah PDP, ODP, dan OTG

14 July 2020

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.