Saturday, July 4, 2026
  • Kontak
  • Iklan
Ngalam Wearemania
  • Terbaru
  • Destinasi
  • Malangan
  • Kuliner
  • Info Penting
  • Arema FC
No Result
View All Result
Ngalam Wearemania
No Result
View All Result
Home Destinasi

Celetukan Arek Malang Di Era 90-an, Umak Pernah Dengar?

Ngalam Wearemania by Ngalam Wearemania
14 September 2021
in Info Penting
0 0
0
celetukan arek malang

Malang memang kaya akan budaya, terutama bahasanya. Siapa yang tidak tahu boso kiwalan alias bahasa walikan. Sebut saja kata Ebes yang melegenda itu. Tak hanya boso walikan, Malang juga kata atau istilah-istilah Malangan seperti kata Mbois. Ternyata, beberapa celetukan unik juga sempat muncul di Malang era 90-an. Apa saja?

Celetukan Arek Malang era 90-an

1. Kecelik Bol e Pitik

Ungkapan ini tidak memiliki arti khusus. Namun secara harfiah dalam baha Jawa, kecelik berarti tertipu, terbohongi, atau menjadi ungkapan ketika seseorang tidak mendapatkan apa-apa. Sementara, bol e pitik berarti (maaf) pantat ayam. Celetukan kecelik bol e pitik digunakan anak-anak Malang untuk mengolok-olok teman atau seseorang yang tertipu, atau telat berhasil ditipu/dibohongi.

ArtikelTerkait

Jalur Pegunungan yang dapat dilintasi melalui Kabupaten Malang

Mitos di Gunung Geger Pagak, Kebupaten Malang

Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Sejarahnya

Buah Lerak, Pembersih Tradisional Serbaguna

ADVERTISEMENT

2. Pi’i de po’eng

Sikap cuek terhadap orang karena mungkin orang itu belum tentu benar adalah salah satu ciri khas arek Malang. Ciri khas itu tertuang pada celetukan pi’i de po’eng yang diucapkan kepada rekan atau teman yang berusaha memberikan nasihat. Seakan-akan sudah mengerti apa yang diucapkan, atau sebuah ungkapan untuk sang pemberi nasehat agar tidak usah mengingatkan.

“Yan, ojok layangan saiki engko memes nesu,” (Yan, jangan main layangan sekarang nanti ibu marah)
“Pi’i de po’eng”

3. Akhiran ‘a’ yang melegenda.

Seperti sudah menjadi bahasa ibu, Arek Malang dan (mungkin daerah lain di) sekitarnya memberikan akhiran ‘a’ pada kalimatnya saat bercakap. Jika dibandingkan dengan daerah Jawa lain, akhiran ‘a’ ini sama dengan akhiran ‘tho’ di bahasa Jawa Tengahan. Contoh kalimatnya seperti,

“Wes nakam a?” 
“Budal a?”
“Wis a?”

Tidak heran ada celetukan yang lucu untuk penutur bahasa Jawa Tengahan dari Arek Malang, celetukan itu adalah “Jawa Tengah gak onok aqua (aku a), ono e aku tho“. Unik bukan?

Selain ‘a’, tambahan ‘i’ yang artinya memberikan penekanan terhadap apa yang dilakukan.

“arek e wis mangan i” (anaknya sudah makan kok)

4. Sikile piro?

Celetukan satu ini digunakan Arek Malang untuk membuat teman atau seseorang kesal saat mengajak berbicang. Penyebutannya sangat sederhana yakni dengan menambahkan kata ‘sikil e piro’ (kakinya berapa) pada pernyataan temannya

“Yud ayo dolen” (Yud ayo pergi main)
“Dolen sikil e piro?”
“Dolen yo sikil e loro!” (main ya kakinya dua)
“Loro sikil e piro?”
“Cuk, koen ancen edan!” (Cuk, memang kamu gila)
“Edan sikil e piro?”

Kata ‘sikil e piro’ terus diulang hingga sang lawan bicara marah. Bagaimana, perlukah dipopulerkan lagi?

5. Angak ho

Kalimat angak ho ini sangat populer saat tayangan komedi ‘Kirun, Bagyo, dan Kholik’ yang diputar di tayangan televisi. Mereka selalu melontarkan kata ‘angak ho‘ yang kemudian mendapatkan balasan ‘nyenyek tun‘. Tidak jelas apakah arti celetukan itu bagi masyarakat Malang karena untuk bahasa di Jember ‘angak ho‘ artinya adalah hangat euy.

5. Makmu kiper dan ndogmu anget

Celetukan ini diucapkan Arek Malang untuk memberikan ejekan kepada temannya. Ndogmu anget berasal dari (maaf) telur pada kelamin anak laki-laki. Sementara makmu kiper adalah sebutan untuk ibunya kiper, ejekan ini lumayan kasar.

 

Baca juga: Warga Malang Suka Sebut Kata Ebes, Apa sih Artinya?

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.
Tags: bahasa malangboso malanganCeletukanceletukan malangGuyonmalanganTempoe Doeloe
ShareTweetSend
Previous Post

Informasi Vaksinasi di Polres Malang dan Satpas Singosari, Kabupaten Malang

Next Post

Informasi Vaksinasi Astrazaneca di Puskesmas Kendalkerep, Kota Malang

Ngalam Wearemania

Ngalam Wearemania

Bagian dari Wearemania Network yang hadir memperkaya konten eksklusif tentang Malang Raya. Mulai dari berita terbaru hingga rekomendasi destinasi wisata di Malang Raya.

Related Posts

Frikadeller perkedel
Kuliner

Frikadeller vs Perkedel, Kuliner Warisan Belanda?

11 October 2024
rumah sakit tentara soepraoen
Destinasi

Rumah Sakit Tentara Dokter Soepraoen Malang Sebelum Jadi RS Umum

22 August 2024
Foto © Mastrip Malang
Destinasi

Kisah di Balik Jalan Pahlawan TRIP Malang

19 August 2024
Ngalampedia

Asal Usul Kata Mbois Di Wilayah Malang

4 August 2024

Arema FC

    Ngalam Wearemania

    Berita dan Destinasi Wisata Malang Raya dari Wearemania Network

    KATEGORI

    • Akomodasi
    • Berita Terbaru
    • Destinasi
    • Event
    • Fakta dan Mitos
    • Info Penting
    • Kuliner
    • Malangan
    • Ngalampedia
    • Ramadan
    • Sejarah
    • Tokoh
    • Wisata

    WEAREMANIA NGALAM

    Redaksi
    Kebijakan Privasi
    Pedoman Media Siber
    Pengaduan

     

    Disclaimer
    Hak Jawab & Koreksi Berita
    Ketentuan Pengguna
    Kontak dan Iklan

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Terbaru
    • Destinasi
    • Malangan
    • Kuliner
    • Info Penting
    • Arema FC

    © 2021 Ngalam Wearemania by Wearemania Network.