Hasil Pertandingan Arema FC vs PSIS Semarang: 1-1

Gila, Denda Arema FC Bertambah Lagi!
Gila, Denda Arema FC Bertambah Lagi! (C) DANI KRISTIAN
1 - 1
Waktu Selesai

Detail

TanggalTimeLigaMusimWaktu SelesaiPenonton
31 Agustus 2019 18:3018:30Liga 1201990'15258

Laga pekan ke-17 Liga 1 2019 antara Arema FC vs PSIS Semarang, Sabtu (31/8/2019) malam berlangsung seru. Laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang itu berakhir 1-1.

Jalannya Babak Pertama

Makan Konate membuka peluang Arema di menit 14′. Bola sodoran Riky Kayame dari sisi kanan pertahanan PSIS mampu diterimanya dengan baik. Sayang, tembakan kaki kirinya masih melambung.

Gol yang dinantikan publik Stadion Kanjuruhan pun hadir di menit 17′. Hamka Hamzah mampu meneruskan umpan tarik Sylvano Comvalius dengan sundulannya ke gawang PSIS. Arema unggul 1-0 atas tamunya.

Pada menit 28′, Arema berkesempatan menambah keunggulan melalui Dendi. Namun, tembakan Dendi belum mengarah ke gawang yang dijaga Jandia Eka Putra.

Peluang emas Arema di menit 41′ kembali terbuang. Kali ini Konate yang menyia-nyiakan kesempatan untuk menambah gol Arema. Lolos dari jebakan offside, tinggal berhadapan dengan kiper, namun bola tembakannya meninggi.

Jalannya Babak Kedua

Arema memulai babak kedua dengan pergantian komposisi pemain di sisi sayap. Riky Kayame ditarik keluar di menit 60′ digantikan Rifaldi Bawuo.

Sundulan Comvalius nyaris membuat Arema unggul dua gol atas PSIS. Namun bola malah mengarah ke sisi kanan gawang yang dijaga Jandia.

Tim pelatih Arema kembali melakukan pergantian pemain di menit 71′. Rekrutan anyar, Takafumi Akahoshi dimasukkan menggantikan Ridwan Tawainella.

Claudir Marini membawa PSIS menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit 77′. Sebuah tendangan bebas keras di mulut gawang tak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Arema, Sandi Firmansyah.

Ahmad Nur Hardianto dimasukkan tim pelatih Arema di menit 81. Menempati posisi Comvalius, diharapkan dapat menambah daya dobrak Arema.

Serangan bertubi-tubi terus dilakukan Arema. Semenit jelang waktu normal berakhir, Hardianto mendapatkan peluang emas. Sayang, tembakannya dari jarak dekat terlalu meninggi.