Kiper Arema Putri Akui Permainannya Menurun

Evaluasi Lewat WhatsAppa Tak Jadi Kendala Bagi Kiper Arema Putri
Windi Ayu (kuning) (C) DANI KRISTIAN

Kiper Arema Putri, Windi Ayu Puspitasari mampu membawa timnya finish di peringkat pertama Grup B Liga 1 Putri 2019 usai Seri Kedua yang digelar di Pulau Bali. Namun, pemain yang akrab disapa Ayu itu mengakui permainannya menurun di Seri Kedua.

Pada Seri Pertama, Ayu bermain penuh di empat pertandingan bersama Arema Putri. Gawangnya total hanya kebobolan satu gol, saat kalah 0-1 dari Persipura Putri. Tiga cleansheet juga dicatatkannya.

Sementara, di Seri Kedua, nama kiper asli Bareng, Kota Malang itu sempat sekali digantikan oleh kiper kedua Laita Ro’ati, ketika Arema Putri melawan tuan rumah Bali United Putri. Sepanjang Seri Kedua, gawangnya kebobolan tiga kali (hanya sekali cleansheet).

“Pada Seri Pertama, gawang saya cuma kebobolan satu gol, di Seri Kedua menurun. Gawang saya kebobolan tiga kali, mungkin karena faktor mental juga,” kata Ayu kepada WEAREMANIA.

Kemampuan Lawan yang Meningkat

Ayu juga menyebut menurunkan permainannya di Seri Kedua dibarengi faktor meningkatnya kemampuan lawan. Menurut kiper Arema Putri yang mengidolakan Kurnie Meiga itu, lawan-lawan yang dihadapi Arema Putri sudah jauh lebih baik ketimbang seri sebelumnya.

Tambahan 12 poin hasil dari empat kemenangan di Seri Kedua menempatkan Arema Putri di puncak klasemen sementara Grup B Liga 1 Putri 2019. Persipura Putri mampu digasak dengan skor 2-1, Bali United Putri 3-2, PSM Putri 4-0, dan Persebaya Putri 4-1.

“Mungkin karena lawan sudah pernah bertemu di seri sebelumnya, mereka juga mulai ada peningkatan. Beda dengan Seri Pertama, saat itu mereka mungkin belum ada gambaran lawannya seperti apa,” pungkasnya.