Dampingi Keluarga Korban Kanjuruhan Disaster 2, Aremania Blitar Ini Belum Pulang ke Rumah

Sudah 25 hari sejak tragedi itu meletus, Andrian Sutikno belum pulang ke rumahnya. Beda cerita dengan Rusdi, Aremania Probolinggo yang penuh tipu-tipu, Aremania Blitar ini memilih mendampingi keluarga korban Kanjuruhan Disaster 2.

Vanty, salah seorang pengunjung RSUD dokter Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang menceritakan kisah pertemuannya dengan sosok yang akrab disapa Pak Tik itu. Menurutnya, apa yang dilakukan Pak Tik ini sungguh luar biasa.

Meski usianya sudah 66 tahun, Vanty mengenal Pak Tik aktif dalam kegiatan-kegiatan Aremania. Terakhir, keterlibatannya dalam upaya damai dengan ikut memfasilitasi kedatangan para Bobotoh Viking ke Malang saat laga Arema vs Persib Bandung lalu.

“Saya tadi ke sini niatnya menjenguk pasien korban Kanjuruhan yang dirawat di ICU, kebetulan kenal dengan bapaknya. Tak disangka bertemu dengan Pak Tik ini. Dia menolak meski sudah disuruh pulang,” kata Vanty kepada WEAREMANIA.

Ikut Merasakan Kesedihan Keluarga Korban Kanjuruhan Disaster 2

Kepada Vanty, Pak Tik sempat mengutarakan alasannya mengapa memilih bertahan di RSSA sejak hari pertama sampai saat ini.

“Beliau setia menemani keluarga korban yang dirawat di RSSA. Umur beliau juga sudah tak lagi muda, mungkin lebih nyaman tidur di kamar beralaskan kasur berbantal empuk dan berselimut tebal,” Aremanita Klampokkasri itu.

“Tapi tidak dengan Pak Tik. Beliau lebih memilih tidur di rumah sakit menemani keluarga korban. Alasannya penderitaannya tidak sebanding dengan penderitaannya keluarga korban. Beliau bilang bisanya cuma seperti itu,” imbuhnya.

“Luar biasa. Saya pun belum tentu bisa seperti beliau yang benar-benar murni bersama dan menemani keluarga korban. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, seger waras, dan panjang umur orang-orang baik.”

Kabar tentang Kanjuruhan Disaster 2 akan terus kami sajikan secara tajam, berimbang, dan terpercaya. BACA: Klik di sini untuk terus mengikuti update berita tentang Kanjuruhan Disaster 2 dari segala sisi.