Laga Perpisahan Milo, Pergi untuk Kembali

Laga Perpisahan Milo, Pergi untuk Kembali

Laga pamungkas Arema di Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016 menjadi laga perpisahan Milo alias Milomir Seslija sang pelatih kepala. Kala itu, skuad Singo Edan menuai happy ending dengan menjadi juara kedua meski ditahan imbang Persib Bandung 0-0, Minggu (18/12/2016).

Menjamu Maung Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pelatih asal Bosnia itu memainkan pola 4-3-3. Dalam starting line up, ada nama-nama seperti Achmad Kurniawan, Hamka Hamzah, Goran Gancev, Syaiful Indra, Johan Farisi, Fery Aman Saragih, Esteban Vizcarra, Nick Kalmar, Dendi Santoso, Arif Suyono, dan Cristian Gonzales.

Peluang demi peluang yang dibuat Arema di muka gawang Persib ternyata tak ada yang menjadi gol. Hingga turun minum, skor masih bertahan 0-0 untuk kedua tim.

Pasukan Milo sempat memiliki peluang emas di menit 51, saat wasit Aprisman Aranda menunjuk titik putih usai Vizcarra dijatuhkan di kotak terlarang. Sayang, kesempatan untuk membukukan tiga poin terbuang sia-sia karena eksekusi penalti Gonzales sanggup ditepis kiper I Made Wirawan.

Laga Perpisahan Milo, Janji untuk Aremania

Setelah peluit panjang ditiup tanda babak kedua berakhir, Milo seperti biasa mendatangi tribun timur tempat Aremania berada. Suasana haru merebak saat lambaian tangan simbol perpisahan mengiringi sebuah janji untuk kembali ke Arema kelak.

Sejatinya, Milo sudah bersikeras menutup pintu negosiasi untuk klub lain dan memprioritaskan bertahan di Arema untuk musim berikutnya. Namun, manajemen klub berkata lain, dan memutuskan tak memperpanjang durasi kontraknya dua hari kemudian setelah laga perpisahan tersebut.

Bersama Milo, Arema mencatatkan 18 kemenangan di ISC A 2016, 10 kali seri, 6 kali kalah, mencetak 46 gol, 22 kali kebobolan, dan 64 poin. Selain itu, dua gelar pramusim, yakni trofi juara Piala Bhayangkara 2016, dan Bali Island Cup 2016 dipersembahkannya.

Milo Menepati Janiji Tiga Musim Berselang

Milo menepati janjinya pada Aremania tiga musim berselang. Pelatih jangkung ini datang lagi ke Arema sebagai pelatih kepala di Liga 1 2019.

Dengan materi yang agak sedikit berubah ketimbang musim 2016, Milo masih mampu mempersembahkan gelar pramusim, trofi juara Piala Presiden 2019. Sayang, ditargetkan tembus posisi tiga besar, Arema cuma nongkrong di peringkat 9 klasemen akhir.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.