Adu Penalti Menangkan PSIS

    0
    Adu Penalti Menangkan PSIS
    Dendi Santoso (C) DANI KRISTIAN
    2 (4) - 2 (3)
    Waktu Selesai

    Detail

    TanggalTimeLigaMusimWaktu Selesai
    23 Februari 201818:30PGK201890'

    Review

    Arema harus menelan pil pahit di laga perdana Piala Gubernur Kaltim 2018. Melawan PSIS Semarang, mereka kalah adu penalti dengan skor 6-5 (2-2).

    Arema tidak memainkan Gustavo Lopez di awal babak mampu unggul cepat melalui Dedik Setiawan, dirinya membelokkan umpan dari Dendi Santoso yang diberikan dari sisi kiri lapangan.

    Usai unggul, pemainan Arema cenderung menurun sehingga PSIS nampak leluasa menekan. Tekanan PSIS yang sangat intens ini berhasil setelah Hari Nur Yulianto mencetak gol penyama di menit ke-32. Gol itu bertahan hingga babak pertama usai.

    Di babak kedua, serangan silih berganti dilakukan. Arema kebobolan lebih dulu melalui Bayu Nugraha di menit ke-81. Tetapi Singo Edan bangkit dan Arthur Cunga mencetak gol di injurytime untuk menyamakan kedudukan.

    Laga pun harus dilanjutkan dengan adu penalti.

    Saat adu penalti dua penendang Arema yaitu Dedik Setiawan dan Ahmet Atayev gagal. Adu penalti itu berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan PSIS Semarang.

    Kekalahan ini membuat Arema tidak pernah menang melawan PSIS di tempat netral. Sebelumnya, Arema kalah 1-0 saat laga 8 besar Ligina 2006 yang digelar di Solo.

    Susunan Pemain

    PSIS Semarang
    Jandia Eka, Fauzan Fajri, Frendy Saputra, Gilang Ginarsa, Haudi Abdillah, Rio Saputro, Bayu Nugroho, Ibrahim Conteh, Muhammad Yunus (Akhlidin Israilov 62′), Bruno Silva (Komarodin 81′), Hari Nur

    Cadangan
    Muh Sendri, Akbar Riansyah, Muhammad Syukron, Akhlidin Israilov, Hafit Ibrahim, Melcior Leideker, Komarodin

    Arema FC
    Utam Rusdiana, Arthur Cunha, Johan Ahmat Farizi, Moch Zaenuri (Purwoko Yudi 28′), Ahmet Atayev, Hendro Siswanto, Jepri Kurniawan (Gustavo Lopez 46′), Syaiful Indra (Agil Munawar 46′), Dedik Setiawan, Dendi Santoso, Thiago Furtuoso.

    Cadangan
    Joko Ribowo, Purwoko Yudi, Agil Munawar, Gustavo Lopez, Juan Revi, Ridwan Tawainella, Muhammad Rafli