Aksi Aremania di Pertigaan Kacuk Bukan Cuma Suaratak Usut Tuntas Kasus Kanjuruhan Disaster 2

Aremania menggelar aksi damai di pertigaan Kacuk, Kebonsari, Sukun, Kota Malang, Minggu (4/12/2022) siang. Aksi mereka bukan cuma menyuarakan usut tuntas kasus Kanjuruhan Disaster 2.

Aksi tersebut diikuti oleh Aremania dari Kebonsari, Kebonagung, dan sekitarnya. Massa yang mengenakan kostum serba hitam itu juga membawa spanduk dan banner dengan tulisan bernada tuntutan usut tuntas.

Sama seperti aksi-aksi Aremania sebelumnya, mereka mengusung tuntutan penambahan tersangka dan pasal pembunuhan agar diakomodir tim penyidik Polri. Namun, ada penambahan sikap yang mereka utarakan.

“Tuntutannya masih sama. Selain itu, kami juga menyatakan sikap, kami menolak hasil autopsi dan rekonstruksi yang kami anggap lain dengan kondisi di lapangan waktu terjadinya tragedi itu,” kata Harie Pandiono, Aremania Klayatan yang ikut hadir.

Pesan Damai Dalam Aksi Aremania Tuntut Usut Tuntas Kasus Kanjuruhan Disaster 2

Harie Pandiono menambahkan, dalam tiap aksinya, Aremania harus menyebarkan virus perdamaian. Aremania asli Klayatan itu berpesan jangan sampai aksi mereka diwarnai tindakan anarkis.

Dalam setiap aksinya, Aremania selalu menyampaikan tuntutannya dengan tertib tanpa ada kekerasan. Bahkan, massa pun selalu berusaha menjaga kebersihan lokasi aksi.

“Selama aksi jangan sampai ada tindakan anarkis, harus berlangsung damai, tidak ada vandalisme, dahulukan anak-anak, orang tua, dan mereka yang sakit, terutama ambulans,” tandasnya.