Antisipasi Babak 8 Besar Piala Presiden 2022, Arema Latihan Adu Penalti

Arema latihan adu penalti sebagai antisipasi babak 8 besar Piala Presiden 2022. Pelatih Kiper Arema, Jarot Supriadi menyiapkan kiper-kipernya untuk hal ini.

Sesuai regulasinya, pada babak knock out, jika skor berimbang sampai akhir 2×45 menit, maka tak ada babak tambahan waktu 2×15 menit. Penentuan pemenang akan dilakukan lewat adu tendangan penalti.

Arema yang lolos sebagai juara Grup D bakal meladeni runner up Grup B. Namun, hingga kini belum diketahui siapa yang akan menempati posisi itu, karena grup tersebut masih menyisakan laga.

“Kami tentu sudah tahu seperti apa regulasinya di babak 8 besar seperti apa, termasuk kemungkinan adu penalti ini. Kami juga sudah melakukan antisipasi dengan menyiapkan materi latihan adu penalti buat kiper,” kata Jarot.

Antisipasi Babak 8 Besar Piala Presiden 2022, Evaluasi Kiper

Arema mampu mencatatkan dua cleansheet dalam tiga laga di babak penyishan Grup D Piala Presiden 2022. Namun, Jarot Supriadi menegaskan, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi terhadap kiper-kiper Arema.

Sejauh ini, di babak penyisihan grup, Arema sudah menurunkan dua kipernya. Adilson Maringa dimainkan dua kali, dan Teguh Amiruddin satu kali.

“Memang, kan ini kami masih dalam tahap persiapan. Adanya turnamen ini menjadi bagian dari persiapan umum kami. Wajar jika ada satu-dua kekurangan, kita evaluasi, karena target kita kan di kompetisi,” pungkasnya.

Meski belu tahu siapa lawannya di babak 8 besar, Arema tetap melakukan persiapan. BACA: Inilah persiapan yang dilakukan Eduardo Almeida jelang babak 8 besar Piala Presiden 2022.