Franco Hita dan Esteban Guillen Dinilai Belum Waktunya Melatih Arema

Sebelum Matias Malvino, Arema Pernah Diperkuat Trio Pemain Uruguay Ini
Esteban Guillen (C) VAMOSAREMA

Hasrat dua mantan pemain Arema, Franco Hita dan Esteban Guillen yang ingin melatih ternyata bertepuk sebelah tangan. Manajemen Arema menilai mereka bedua belum waktunya melatih para penggawa Singo Edan.

Hita, pemain asal Argentina yang pernah memperkuat Arema di musim 2005-2006 tertarik kembali ke Malang sebagai pelatih kepala menggantikan Mario Gomez. Guillen, pemain asal Uruguay yang tergabung dalam skuad Arema saat menjuarai Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 pun memiliki keinginan yang sama.

General Manager Arema, Ruddy Widodo terang-terangan sempat mendapatkan tawaran dari agen yang mengusung dua pelatih muda tersebut. Hanya saja, secara halus, manajer berkaca mata ini menolaknya dengan alasan yang masuk akal.

“Keduanya pelatih bagus, sudah ada agen yang menyodorkan nama mereka. Namun, Arema ini ibarat mobil adalah Alphard atau Land Cruiser. Jadi, kami butuh pelatih yang berpengalaman,” kata Ruddy.

Franco Hita dan Esteban Guillen Butuh Jam Terbang

Ruddy Widodo menyebut baik Franco Hita (yang berusia 42 tahun) maupun Esteban Guillen (40 tahun) belum saatnya naik tahta sebagai pelatih kepala Arema. Menurutnya, mereka berdua butuh jam terbang dalam menangani klub-klub di Indonesia.

Manajer asal Madiun itu tak terinspirasi dengan keputusan manajemen klub Liga Italia Serie-A, Juventus yang menunjuk mantan pemainnya, Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala. Sama halnya dengan Hita dan Guillen, Pirlo sebenarnya adalah pelatih ‘kemarin sore’ (masih 41 tahun).

“Saya pikir, mereka berdua masih butuh jam terbang dulu. Saya sudah tahu biasanya seperti apa endingnya kalau pelatih di usia segitu. Kembali lagi masalah mental, terlalu berisiko juga. Makanya dari segi usia juga harus matang untuk melatih Arema,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.