Gelar Rapid Test Tahap 2, Ada 7 Penggawa Arema Belum Ikut

Gelar Rapid Test Tahap 2, Ada 7 Penggawa Arema Belum Ikut
Hanif Sjahbandi (C) AKAIBARA

Masih bekerja sama dengan Satgas Pencegahan Covid-19 Nahdatul Ulama Malang Raya, Arema menggelar rapid test tahap 2, Selasa (28/7/2020) siang. Tercatat, ada tujuh penggawa Arema yang belum mengikuti rapid test ini.

Tes yang digelar di Kandang Singa, sebutan untuk kantor Arema itu khusus untuk pelatih dan pemain yang belum mengikuti tes tahap pertama lalu. Ada 11 penggawa Singo Edan yang hadir memenuhi undangan.

Tanpak wajah Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto yang datang bersama pemain yang meliputi Nur Diansyah, Taufik Hidayat, Feby Eka Putra, Dave Mustaine, Hanif Sjahbandi, Muhammad Ikhsan, Teguh Amiruddin, dan Ridwan Tawainella. Dua lagi adalah sport therapist David Setiawan dan fisio therapist Reta Arroyan.

“Alhamdulillah,┬árapid test tahap kedua ini bisa digelar sesuai jadwal, hari ini ada pemain yang belum ikut rapid test tahap pertama,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Prosedur untuk yang Absen Rapid Test Tahap 2

Sudarmaji menjelaskan, manajemen klub tetap menyiapkan prosedur untuk penggawa Arema yang masih absen dalam rapid test tahap kedua ini. Rencananya, bakal ada rapid test susulan yang mereka upayakan.

Pelatih kepala Arema, Mario Gomez dan empat pemain asing, yakni Matias Malvino, Elias Alderete, Jonathan Bauman, dan Oh In-kyun adalah mereka yang belum mengikuti rapid test ini. Sementara, untuk pemain lokal yang belum tibad di Malang adalah Gitra Yudha Furton (Padang, Sumatra) dan Mariando Djonak (Pegunungan Bintang, Papua).

“Pada rapid test hari ini masih ada yang belum mengikuti rapid test. Namun, tetap akan kami upayakan mereka mengikuti rapid test sebagai prosedur sebelum mengikuti sesi latihan. Pemain asing sudah berkomunikasi, mereka baru akan datang ke Malang tanggal 2 Agustus,” imbuhnya.

Bisa Saja Tanpa Menjalani Rapid Test Susulan

Sudarmaji menyebut, mereka yang masih belum hadir di Malang bisa saja tidak harus menjalani rapid test susulan. Syaratnya, mereka harus melakoni rapid test mandiri sebelum menjalani sesi latihan.

“Nanti akan kita lihat, perjalanan mereka ke Malang naik apa. Kalau pesawat kan sudah pasti mereka harus menjalani rapid test mandiri sebagai syarat. Yang jelas, rapid test ini menjadi prosedur kesehatan penggawa Arema sebelum menjalani latihan,” tegas pria asal Banyuwangi itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.