Performa Arema Belum Stabil di 3 Laga Awal, Ini Catatan Ali Rifki

Performa Arema belum stabil di tiga laga awal Liga 1 2022-2023. Manager Tim Arema, Ali Rifki punya sejumlah catatan khusus terkait hal ini.

Sebagai juara Piala Presiden 2022, Arema secara mengejutkan kalah telak 0-3 di kandang Borneo FC pada Pekan 1. Setelah susah payah bangkit dengan menang tipis 2-1 atas PSIS Semarang di kandang pada Pekan 2, Arema kembali menuai hasil kurang menyenangkan usai ditahan PSS Sleman 0-0.

Ali setuju jika performa Arema disebut belum stabil di awal musim ini. Khusus untuk kekalahan di laga perdana, manager asal Pasuruan itu memakluminya lantaran ada sejumlah faktor penyebab.

“Pertandingan pertama saya tidak mau banyak alasan. Kita tahu pemain kami jenu. Hampir dua minggu dengan lawan yang sama (di Piala Presiden) selama tiga kali, terkuras energi, dan euforia memenangkan pertandingan agak berkurang karena sudah pegang piala. Jadi saya memakluminya,” kata Ali.

Performa Arema Belum Stabil, Sudah Berupaya Membangkitkan

Dari tiga laga awal, Arema baru bisa mengumpulkan empat poin hasil dari satu kali menang, satu kali imbang dan satu kali kalah. Ali Rifki menegaskan, sebagai manager tim, pihaknya sudah berupaya membangkitkan mental pemain.

Terutama usai kekalahan di kandang Borneo FC, Ali berusaha memompa semangat para pemain Arema. Para penggawa Singo Edan diminta bagaimana pun caranya harus menang lawan PSIS Semarang di Pekan 2.

“Lawan PSIS alhamdulillah kita bisa menang. Sebelum pertandingan, saya sampaikan, kalian boleh jenuh lawan Borneo FC, lalu lawan PSIS ini juga kalian sudah ketemu lima kali. Tapi saya benar-benar minta tolong, jangan sampai kalah lagi, dan alhamdulillah,” imbuhnya.

Yang Tak Habis Pikir Hasil Imbang Lawan PSS Sleman

Yang membuat Ali Rifki tak habis pikir adalah hasil imbang 0-0 di kandang lawan PSS Sleman. Baginya, pada laga tersebut Arema sudah bermain bagus, tapi hasilnya yang mengecewakan.

“Kalah kalah dari Boenro FC saya memakluminya, makanya tidak marah-marah. Tapi, ketika lawan PSS, saya agak marah-marah, karena kok bisa kita seri di kandang?” tandasnya.