PR Terberat Charis Yulianto Sepeninggal Mario Gomez

PR Terberat Charis Yulianto Sepeninggal Mario Gomez
Charis dan Gomez (C) DANI KRISTIAN

Charis Yulianto menyebut, ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus digarap tim pelatih Arema sepeninggal Mario Gomez yang mundur dari kursi pelatih kepala. Namun, menurut Asisten Pelatih Arema itu, ada satu yang berat dan menjadi tantangan tersendiri.

Pria asal Blitar itu menilai tugas terberat bagi staff kepelatihan Arema yang tersisa adalah membangkitkan mental pemain. Diakui atau tidak, mundurnya Gomez berdampak pada mental para penggawa Singo Edan.

Terlebih, saat memutuskan menerima pinangan Arema sebagai pelatih, Gomez mengusung sejumlah pemain dalam gerbongnya ke Arema, termasuk Charis sendiri. Tak mau tinggal diam, Charis pun berupaya meredam segala kegundahan para pemainnya tersebut.

“Soal mental, ini yang terpenting. Pasti ada dampaknya kepada mental pemain setelah pelatih kepala mundur. Mungkin di satu sisi, pemain ada yang berpikir bagaimana kalau tidak ada pelatih kepala,” kata Charis.

Sepeninggal Mario Gomez, Semua Harus Bisa Menyikapi

Charis Yulianto menyebut, semua pihak dalam timnya harus bisa menyikapi kepergian Gomez dengan lapang dada. Menurutnya, hal itu penting demi terus menatap ke depan.

Apalagi, Oktober mendatang, lanjutan kompetisi Liga 1 2020 bakal digulirkan kembali oleh PT Liga Indonesia Baru. Mau tak mau, Arema harus bersiap, meski sementara ini mereka berlatih tanpa pelatih kepala.

“Tentu, semua harus bisa menyikapi hal ini dengan tetap berpikir positif. Di dunia sepak bola seperti ini, keluar masuk pelatih atau memain itu memang hal yang biasa,” imbuhnya.

Trik untuk Memulihkan Mental Pemain

Charis Yulianto mengaku memiliki trik atau cara sendiri untuk memulihkan mental pemain Arema sebelum kompetisi bergulir kembali. Hal itu sudah diterapkannya kepada pemain, baik saat latihan maupun di luar latihan.

“Yang terpenting sekarang ini, saya ingin mengembalikan mental itu. Kami tetap akan melakukan pendekatan ke pemain secara personal juga,” pungkas pelatih berusia 42 tahun itu.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.