Pergerakan Aremania MMGA Ultimatum PSSI Selesaikan Dualisme Arema

Pergerakan Aremania MMGA Ultimatum PSSI Selesaikan Dualisme Arema

Pergerakan Aremania MMGA (Make Malang Great Again) batak menggelar aksi damai jilid 2, Senin (29/3/2021) siang. Namun, mereka melancarkan ultimatum untuk PSSI agar segera selesaikan dualisme Arema.

Sejak pagi, sekelompok Aremania berkumpul di Stadion Gajayana, Kota Malang. Awalnya, mereka hendak melakukan long march menuju ke Balai Kota Malang.

Namun, rencana awal itu dibatalkan untuk menghormati imbauan dari Polres Malang Kota (Makota) untuk membatalkan aksi damai tersebut. Akhirnya sekitar 20 perwakilan Aremania meluruk ke Balai Kota Malang untuk meminta Wali Kota Malang, Sutiaji turut mengawal resolusi mereka.

“Dengan pembatalan ini Aremania mengultimatum PSSI Pusat melalui Wali Kota Malang dan Kapolresta Malang. Dalam kurun waktu 3 x 24 jam, (terhitung sejak 29 Maret 2021) mereka harus segera menyelesaikan dualisme Arema menjadi satu Arema,” tulis pers rilis MMGA yang diterima WEAREMANIA.

“Hal itu sesuai Resolusi Aremania yang telah diserahkan kepada PSSI Pusat di hadapan Ketua DPD RI dan Menpora RI di Hotel Sheraton Surabaya, 27 Maret 2021.”

PSSI Selesaikan Dualisme Arema, atau Aremania Gelar Aksi Besar-besaran

Kelompok Aremania MMGA meminta PSSI Pusat memerhatikan ultimatum dari mereka. Pasalnya, jika dalam waktu yang diberikan tidak segera ditindaklanjuti, maka akan digelar aksi besar-besaran.

Rencananya, aksi besar-besaran itu akan dilakukan di Kota Malang selama tiga hari berturut-turut. Jika tidak ada respons dari PSSI, maka rencananya kelompok Aremania MMGA akan meluruk ke kantor PSSI di Jakarta.

“Apabila dalam kurun waktu yang telah ditentukan, PSSI Pusat tidak mengindahkan Resolusi Aremania, maka Aremania akan melakukan Aksi yang lebih besar selama tiga hari berturut-turut,” tutup rilis tersebut.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.