Cerita Ibnu Adam yang Digadang-gadang Ikuti Jejak Kurnia Meiga

Cerita Ibnu Adam yang Digadang-gadang Ikuti Jejak Kurnia Meiga
Ahmad Ibnu Adam (C) WEAREMANIA

Pada Liga 1 2017 yang jadi musim terakhir pengabdian Kurnia Meiga, Arema pernah mengkader kiper muda sebagai suksesor. Sosok itu adalah Ahmad Ibnu Adam yang hari ini (1/5/2020) berulang tahun yang ke-22.

Usai gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, komposisi kiper Arema mengalami perubahan. Hal itu tak lepas dari berpulangnya Achmad Kurniawan di awal tahun 2017, dan hengkangnya I Made Kadek Wardana ke klub kampung halamannya, Bali United.

Praktis, menyisakan dua kiper, Kurnia Meiga dan Utam Rusdiyana, Arema harus mendatangkan dua kiper lagi. Maka, naik kelas lah Adam ke skuat tim senior. Sebelumnya, kiper kelahiran Malang, 1 Mei 1998 itu sudah memperkuat tim Arema U-21 dan U-18, serta kerap mengikuti sesi latihan tim senior saat gelaran ISC A 2016.

Praktis, Adam menjadi pemain termuda yang didaftarkan manajemen Arema untuk kompetisi Liga 1 2017 saat itu. Aada nama Muhammad Rafli yang punya tahun kelahiran yang sama dengan Adam, yakni 1998, tetapi lahir di bulan November.

Ada Harapan Ibnu Adam Bisa Bermain

Mundurnya Kurnia Meiga di pertengahan musim Liga 1 2017, membuat posisi kiper utama lowong. Sejatinya, itulah kesempatan terbaik bagi Adam untuk bisa mendapatkan kesempatan bermain.

Harapan itu kian membuncah ketika Dwi Kuswanto yang dimainkan tampil angin-anginan. Namun, pilihan pelatih kiper Yanuar Hermansyah saat itu justru jatuh pada Utam Rusdiyana yang dinilai punya pengalaman lebih ketimbang Adam.

Hingga akhir kompetisi, catatan rapor statistik pertandingan punya Adam “bersih”. Kiper berpostur jangkung itu sama sekali belum pernah bermain, bahkan duduk di bench pemain cadangan sekalipun.

Ikut Mencicipi Manisnya Gelar Juara Pramusim

Meski tak pernah diturunkan dalam sebuah pertandingan resmi, ada momen tersendiri yang bisa dibanggakan Adam. Manisnya gelar juara pramusim pernah dicicipinya bersama Arema.

Ya, jelang Liga 1 2017 bergulir, Arema yang dilatih Aji Santoso yang dikenal suka memainkan pemain muda sanggup menggondol dua gelar juara pramusim. Arema menjadi kampiun Trofeo Bhayangkara Cup 2017, dan Piala Presiden 2017.