Rahmad Darmawan dan Catatan Fantastis di Arema

Rahmad Darmawan dan Catatan Fantastis di Arema

Semua setuju jika skuad Arema di Indonesia Super League (ISL) 2012-2013 adalah skuad termewah sejak klub ini didirikan pada 11 Agustus 1987 silam. Rahmad Darmawan merupakan sosok di balik layar yang menyatukan bintang-bintang itu dengan catatan fantastisnya.

Semusim sebelum merapat ke Arema, Rahmad membawa Pelita Jaya finish di posisi sembilang ISL 2011-2012, setingkat di atas Arema di posisi 10. Hijrahnya pelatih asal Lampung itu ke Malang juga membawa gerbong Pelita ke Arema.

Gerbong Pelita yang dibawa Rahmad terdiri dari asisten pelatih I Made Pasek Wijaya dan Francis Wewengkang. Selain itu, ada pula pelatih fisik Satia Bagja Ijatna, dan pelatih kiper Hendro Kartiko.

Selain asisten pelatih, Rahmad juga membawa beberapa pemain andalan Pelita. Sebut saja I Made Kadek Wardana, Gilang Ginarsa, Egi Melgiansyah, Dedi Kusnandar, Engelberd Sani, Joko Sasongko, Irsyad Maulana, dan Greg Nwokolo.

Sayang Cuma Dapat Runner-up

Pada awalnya, kehadiran Rahmad Darmawan diharapkan mampu mendatangkan prestasi bagi Arema. Nyatanya, pelatih yang juga seorang TNI ini cuma mampu mempersembahkan posisi runner-up ISL 2012-2013.

Arema tertinggal jauh dari sang juara, Persipura Jayapura yang mengoleksi 82 poin. Sementara, skuad Singo Edan cuma meraih 69 poin saja, setelah dikurangi tiga poin lantaran kasus tuntutan gaji tertunggak mantan pemainnya di musim 2009-2010, Landry Poulangoye.

Meski demikian, pada musim tersebut, Arema mampu melesakkan 70 gol ke gawang lawan. Catatan tersebut bahkan melebihi jumlah gol Arema saat menjadi kampiun Galatama 1992-1993 (53 gol) dan ISL 2009-2010 (57 gol).