Milo Ogah Cari Kambing Hitam Atas Hasil Buruk Arema

Milo Ogah Cari Kambing Hitam Atas Hasil Buruk Arema
Milomir Seslija (C) DANI KRISTIAN

Milomir Seslija turut kecewa atas hasil buruk Arema sepanjang keikutsertaan di Liga 1 2019. Namun, pelatih yang akrab disapa Milo itu ogah mencari kambing hitam.

Arema sendiri menutup kompetisi ini dengan kekalahan di kandang Barito Putera, Minggu (22/12/2019). Berharap bisa menuai tiga poin, nyatanya skuad Singo Edan dikalahkan tim tuan rumah dengan skor 0-3.

Pelatih asal Bosnia itu tak habis pikir gawang timnya bisa dengan mudah kebobolan. Tambahan tiga gol itu membuat Arema kebobolan total 62 gol dalam 34 laga di Liga 1 2019.

“Memang mudah mencari kambing hitam, tapi saya tidak mau melakukannya. Lini belakang dan kiper kami sering membuat kesalahan, tapi kami tetap harus tetap respek. Tidak ada manusia yang sempurna,” ungkap Milo

Taktik Bertahan Tak Berjalan Lancar

Milo punya alasan soal banyaknya jumlah kebobolan yang mewarnai hasil buruk Arema di Liga 1 2019. Salah satunya karena taktik bertahan yang tak berjalan lancar.

Sebagai mantan pemain bertahan, pelatih 55 tahun itu menganut filosofi bertahan bersama-sama dengan kompak. Namun, di lapangan, skuad Singo Edan kerap melupakan filosofi itu, sehingga membuat timnya bisa dengan mudah kebobolan.

“Seharusnya kami bisa bertahan bersama, saling membantu, dan melapis teman. Ini evaluasi kami untuk lini belakang mengapa bisa kebobolan banyak gol musim ini,” imbuhnya.

Tak Mau Salahkan Pemain

Milo tak mau menyalahkan pemainnya atas pencapaian Arema di Lig 1 2019. Meski kurang memuaskan, dan di luar target dari manajemen, eks pelatih Madura United ini bakal menanggung ‘dosanya’ sendiri.

“Para pemain sudah memberikan apa pun yang mereka punya, mereka sudah melakukan yang terbaik musim ini,” tegas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.