Para Pemain Lama Arema Hadir di Kandang Singa, Sinyal Perpanjang Kontrak

Para pemain lama Arema hadir di Kandang Singa, sebutan untuk kantor klub, Kamis (7/3/2022) sore. Bisa jadi itu adalah sinyal mereka meneken perpanjangan durasi kontrak untuk Liga 1 musim depan.

Pemain-pemain itu antara lain Dendi Santoso, Dedik Setiawan, Teguh Amiruddin, Jayus Hariono, Hamzah Titofani, Muhammad Faiz, Kushedya Hari Yudo, dan Ikhfanul Alam. Mereka datang bersamaan dengan momen perkenalan empat pemain anyar Arema.

Media Officer Arema, Sudarmaji menyebut kehadiran mereka bukan untuk teken kontrak baru untuk musim depan. Faktanya, mereka bertemu dengan Presiden Klub Arema, Gilang Pramana dan Manager Tim Ali Rifki.

“Mereka ke sini hanya untuk bersilaturahmi biasa, bertemu dengan jajaran manajemen Arema,” kata Sudarmaji kepada WEAREMANIA.

Ikhfanul Alam, Pemain Lama Arema yang Dikontrak 2 Musim

Di antara ketujuh pemain itu, Ikhfanul Alam menjadi satu-satunya pemain lama yang sudah mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen Arema. Manager Arema, Ali Rifki memastikannya bertahan di Arema hingga dua musim ke depan.

Ali mengaku sudah melakukan pembicaraan membahas perpanjangan kontrak ini dengan Alam. Stopper asal Dampit, Kabupaten Malang itu akan memperkuat Arema hingga tahun 2024.

“Kontrak Alam kami perpanjang dua tahun. Kami di Arema ini kalau pemain tidak ingin keluar maka akan kami pertahankan. Sebaliknya, kalau si pemain ingin keluar ya kita tidak bisa menghalanginya. Berhubung Alam tidak mau keluar, ya kami perpanjang,” ujar Ali.
Gilang Pramana Beberkan Alasan Memperpanjang Kontrak Ikhfanul Alam

Presiden Klub Arema, Gilang Pramana turut angkat bicara terkait perpanjangan durasi kontrak untuk Ikhfanul Alam ini. Meski cuma mencatatkan satu penampilan bersama Arema (1 menit) di Liga 1 2021-2022, ada alasan tersendiri mengapa kontraknya diperpanjang.

“Kami beri kesempatan kepada Alam, barangkali pelatih (Eduardo Almeida) memberinya menit bermain musim depan karena kerja kerasnya,” kata Gilang.

Bertahan di Arema, Ikhfanul Alam harus merelakan nomor punggung 6 miliknya. BACA: Ikhfanul Alam harus mengikhlaskan nomor punggung 6 untuk Evan Dimas yang baru saja bergabung.