5 Alasan Arema Harus Kalahkan PSIS Semarang

Arema harus kalahkan PSIS Semarang di lanjutan Liga 1 2021-2022 Pekan 4, Sabtu (25/9/2021) mendatang. Laga tersebut akan digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Bisa jadi, laga melawan PSIS ini menjadi saat-saat yang menentukan bagi pelatih Eduardo Almeida. Pasalnya, manajemen klub sudah menyiapkan langkah tegas bagi pelatih asal Portugal itu terkait pencapaian Arema sejauh ini di Liga 1 2021-2022.

Tiga poin selalu menjadi target yang dicanangkannya bersama skuad Singo Edan di tiap pertandingan. Nyatanya, poin penuh belum pernah diraih Arema hingga pekan ketiga lalu.

Inilah 5 Alasan Arema Harus Kalahkan PSIS Semarang

1. Hentikan Tren Negatif

Hingga pekan ketiga, tren negatif terus membayangi Arema di bawah kepelatihan Eduardo Almeida. Dalam tiga pertandingan, Johan Farizi dan kawan-kawan belum pernah meraih kemenangan sama sekali.

Di Pekan 1 dan Pekan 2 Arema ditahan imbang PSM Makassar dan Bhayangkara FC dengan skor sama 1-1. Puncaknya pada Pekan 3, mereka menelan kekalahan pahit 1-2 dari PSS Sleman setelah sempat unggul dulu.

2. Hindari Jurang Degradasi

Saat ini dengan dua poin yang didapatkan di tiga pertandingan, Arema terpuruk di peringkat 14 klasemen sementara Liga 1 2021-2022 Pekan 3. Mereka cuma beda dua strip saja dengan tim-tim yang berada di jurang degradasi yang punya jumlah tabungan poin yang sama.

Memang, kompetisi masih panjang, dan masih tersisa banyak sekali pertandingan seperti kata kapten Johan Farizi. Namun, kalau seluruh pertandingan itu tidak dimenangkan tentu sia-sialah perjuangan para penggawa Singo Edan.

3. Mengakhiri Catatan Buruk Head to Head

Dalam catatan head to head, Arema terbilang lebih unggul dari PSIS Semarang, yakni menang 12 kali, imbang tujuh kali, dan kalah sembilan kali. Namun, di lima pertemuan terakhir, Arema tak pernah menang atas PSIS.

Dalam lima pertandingan terakhir kedua tim, Arema cuma bisa meraih sekali hasil imbang, dan sisanya kalah dari PSIS. Terakhir kali Arema mengalahkan PSIS adalah pada sebuah laga uji coba di Stadion Gajayana, Kota Malang (4/5/2019) dengan skor tipis 1-0.

4. Pulihkan Kepercayaan kepada Pelatih

Dengan hasil minor di tiga pertandingan awal Liga 1 2021-2022, kepercayaan Aremania pada pelatih Eduardo Almeida agak menurun. Bisa jadi cuma kemenangan yang bisa memulihkannya.

Sejak awal ditunjuk menjadi pelatih memang ada yang meragukan kapasitas Almeida di kursi panas pelatih kepala Arema. Hal itu tak lepas dari rekam jejaknya yang gagal menyelamatkan Semen Padang dari degradasi di Liga 1 2019 lalu.

5. Bahagiakan Aremania

Usai Arema mengalami kekalahan 1-2 dari PSS Sleman pekan lalu, segelintir Aremania mendatangi Kandang Singa, sebutan untuk kantor klub. Meski tak ada pihak manajemen yang menemui karena datang tidak pada hari dan jam kerja, mereka tetap menyampaikan kekecewaan yang dituangkan dalam tiga spanduk.

Tentu saja, bukan cuma mereka yang hadir di Kandang Singa saja yang kecewa, melainkan lebih banyak lagi di luar sana. Kemenangan atas PSIS rasanya bisa menjadi obat paling manjur untuk rasa kecewa tersebut.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.