Mengenang Gol Menyakitkan Alexander Pulalo di Hadapan Aremania

Mengenang Gol Menyakitkan Alexander Pulalo di Hadapan Aremania
Alexader Pulalo (C) ONGISNADE

Alexander Pulalo pernah mencetak gol menyakitkan ke gawang Arema di hadapan Aremania (15/4/2001). Yang lebih menyakitkan, bek sayap asal Papua itu melakukannya di hadapan Aremania.

Kala itu, Alex, sapaan akrab si pemain, datang ke Malang bersama skuad PSM Ujung Pandang (sekarang PSM Makassar). Selain Alex, saat itu PSM diperkuat sejumlah pemain nasional seperti Hendro Kartiko, Ortisan Salossa, Bima Sakti, dan Kurniawan, hingga pemain asing seperti Carlos de Mello.

Laga Arema vs PSM ini tersaji di pekan terakhir putaran pertama Liga Indonesia VII (Liga Bank Mandiri 2001). Kedua tim berlaga di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Kala itu, Arema masih diperkuat oleh pemain-pemain seperti Dwi Sasmianto, Charis Yulianto, Andi Setiono, Kuncoro, Khusnul Yuli, Harianto, Wawan Widiantoro, Nanang Supriyadi, Setyo Budiarto,
Ahmad Junaedi, dan Joko Susilo. Sementara, yang melatih mereka adalah Daniel Roekito.

Gol Menyakitkan Alexander Pulalo di Babak Kedua

Alexander Pulalo menjebol gawang Arema pada babak kedua laga Arema vs PSM Ujung Pandang. Tepatnya, gol pemain kelahiran Jayapura, 8 Mei 1973 itu tercipta di menit 60.

Kekalahan dengan skor tipis 0-1 di kandang sendiri itu merupakan kekalahan ketiga Arema sepanjang putaran pertama babak penyisihan grup Wilayah Timur Liga Bank Mandiri 2001. Perjalanan Arema sendiri di kompetisi tersebut terhenti di babak 8 besar.

Sementara, PSM mampu melaju hingga babak final Liga Bank Mandiri 2001. Namun, tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur itu kalah 2-3 dari Persija Jakarta di partai puncak.

Alexander Pulalo Gabung Arema Empat Tahun Kemudian

Selang empat tahun setelah mencetak gol menyakitkan di hadapan Aremania itu, Alexander Pulalo bergabung dengan Arema. Pemain yang identik dengan jersey bernomor punggung 2 itu didatangkan Arema untuk kompetisi Liga Indonesia 2005.

Sebelum ke Arema, Alex sempat terlebih dulu hengkang dari PSM ke PSIS Semarang (2002), Persija Jakarta (2003), dan Persib Bandung (2004). Pemain termpramental itu memperkuat skuad Singo Edan selama empat musim, yakni 2005, 2006, 2007-2008, hingga 2008-2009.