Teknik Kiper Hindari Blunder Seperti Saat Arema Dikalahkan PS TIRA

Teknik Kiper yang Benar Hindari Blunder Seperti Saat Arema Dikalahkan PS TIRA
Kartika Ajie (C) DANI KRISTIAN

Masih ingat blunder Kartika Ajie yang gagal menangkap tendangan jarak jauh pelan sehingga membuat Arema dikalahkan PS TIRA di lanjutan Liga 1 2019 (29/6/2019) lalu? Sebenarnya, bagaimana teknik kiper yang benar?

Saat itu, Arema tertinggal lebih dulu oleh gol Osas Saha di menit 27. Johan Ahmat Farizi kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mampu menjebol gawang PS TIRA di menit 80.

Dalam status skor sama kuat, dan sudah memasuki menit tambahan waktu, para pemain PS TIRA mampu merebut bola, dan Luis Parfait Essengue melepaskan tendangan setengah lapangan. Tak disangka, bola tembakan yang tak keras itu gagal dihadang Ajie dan masuk ke gawang Arema.

Jika melihat video rekaman pertandingan yang beredar di Youtube, maka bisa dibilang Ajie mengalami suatu kesialan. Kiper asal Balikpapan itu gagal menepis bola karena terpeleset.

Teknik Kiper yang Benar Agar Tak Terpeleset Saat Hadang Tendangan Jarak Jauh

Secara logika, jika tidak terpeleset mungkin Ajie akan dengan mudah menangkap bola tendangan jarak jauh dari Parfait. Yang menarik adalah menguak penyebab mengapa kakinya bisa terpeleset. sial atau memang salah teknik dalam mengambil bola?

Analisa sederhananya, kipe panik tak akan memakai logika di atas. Bisa jadi, karena tuntutan harus memutusan secara cepat, Ajie memilih hendak menepis bola dengan terbang menjatuhkan diri.

Sayangnya, saat itu, Ajie yang sudah hilang posisi karena sedang berada di ujung kotak penalti, keliru melakukan langkah mundur, sehingga terjatuh lebih dahulu. Yang benar, seorang kiper untuk mundur, mata tetap fokus ke depan, sambil mengambil langkah menyilang ke samping belakang agar tetap ada kuda-kuda untuk melompat.

Penggunaan tangan yang salah untuk menepis juga berpengaruh terhadap kekuatan tepisan. Kiper tidak bisa memprediksi bola akan ditendang ke arah mana oleh lawan, sehingga harus punya kemampuan yang sama antara tangan kanan-kiri dan kaki kanan-kiri untuk membendung bola.

Jika bola melambung menuju arah kanan atas tempatnya berdiri, maka seharusnya si kiper melentingkan badan ke kanan sambil menjulurkan tangan kirinya. Secara teori, jangkauan tangan kiri ke kanan dinilai lebih panjang ketimbang menggunakan tangan kanan untuk menjangkau bola ke kanan atas.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.