Nasional

Hal-Hal yang Berbeda di Regulasi Liga 1 2020 dengan Liga 1 2019

Pertandingan Liga 1 Arema, di musim 2020 ada regulasi liga yang sedikit berbeda.

Salah satu penunjang dari keterlaksanaan kompetisi Liga 1 2020 yang bergulir pada 29 Februari adalah keberadaan regulasi liga 1. Dari rilis yang kami terima, ada perbedaan (penambahan dan pengurangan) dibandingkan musim 2019.

Regulasi liga yang diterbitkan oleh PT LIB ini diterbitkan pada Februari dan sudah mendapatkan persetujuan dari Komite Eksekutif PSSI pada tanggal 7 Februari 2020. Regulasi ini juga sudah ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan dan Sekjen PSSI, Ratu Tisha.

Terdapat 80 halaman utama dan sembilan halaman lampiran dengan total 89 halaman. Jumlah ini berbeda dengan sebelumnya yang berjumlah 86 halaman saja.

Berikut ini adalah perbedaan-perbedaan yang kami temukan pada regulasi liga dibandingkan musim sebelumnya.

Pasal 12A
Pertandingan Terhenti Karena Klub Menolak Bertanding
Ayat 4: Seluruh pencatatan gol dan kartu kuning dinyatakan tetap berlaku.

Penjelasan dari kami: Selain klub yang berhenti dinyatakan kalah dengan skor 3-0 atau jika klub lawan menang dengan skor akhir. Skor dan kartu kuning yang dibuat di laga tersebut tetap dihitung.

Pasal 14
Lapangan Permainan
Ayat 4: Lapangan permainan boleh diberi motif hanya dengan menggunakan Teknik refleksi cahaya dengan tetap memastikan ketinggian rumput harus sama di seluruh area lapangan. Teknik motif lapangan dengan tebal-tipis yang mengakibatkan tinggi rumput mengalami perbedaan tidak diperkenankan.

Penjelasan: Stadion yang menggunakan teknik pemotongan rumput tinggi rendah yang pernah dihadirkan di beberapa stadion Indonesia seperti Stadion Aji Imbut kini dilarang. Untuk memberikan warna yang berbeda, PT LIB hanya mengizinkan teknik pemotongan refleksi cahaya.

Lapangan Stadion yang menggunakan refleksi cahaya sudah ada terutama Stadion sisa Asian Games seperti Pekansari, Wibawa Mukti, Patriot Candrabaga, dan SUGBK.

Pasal 16
Latihan Resmi Di Stadion
Ayat 2: Bila stadion pertandingan menggunakan rumput sintetis, klub tamu berhak untuk melakukan latihan resmi di stadion pada 1 dan/atau 2 hari sebelum pertandingan dengan ketentuan sebagai berikut

  1. Dua (2) kali latihan resmi pada 2 dan 1 hari sebelum pertandingan dengan durasi masing-masing selama 60 menit;
  2. Satu (1) kali latihan resmi pada 1 hari sebelum pertandingan dengan durasi 120 menit.

Penjelasan: Regulasi ini untuk mengakomodir pertandingan yang menggunakan lapangan artifisial. Untuk membuat tim beradaptasi, kini PT LIB mengizinkan klub menjalani dua kali latihan resmi.

Pasal 24
Pendaftaran Pemain
– Tidak ada regulasi U-23

Penjelasan: Seperti yang dijelaskan Cucu Hidayat, akan diadakan wadah kompetisi U-23. Sebab, saat ini banyak sekali pemain U-23 yang sudah dikontrak oleh klub tidak mendapatkan jam main yang cukup.

Pasal 26
Status Pemain
Tidak ada – Untuk periode pendaftaran 1 (Pasal 23 ayat 2), ITC hanya dapat diterima jika setelah periode pendaftaran 1 ditutup Klub telah terikat kontrak dengan Pemain yang bersangkutan dan salinan kontrak telah disampaikan kepada LIB. Untuk periode pendaftaran 2 (Pasal 23 ayat 3), ITC hanya dapat diterima apabila disampaikan kepada LIB selambat-lambatnya 7 hari sebelum pertandingan pertama putaran 2 Liga 1

Sudah dijelaskan di atas.

Pasal 31
Dokumen Pendaftaran Ofisial
Pelatih kepala: sekurang-kurangnya sertifikat AFC “A“ Coaching, UEFA A License atau yang setara yang mendapatkan pengakuan dari AFC yang dibuktikan dengan dokumen RECC (Recognition of Experience and Current Competence);

Penjelasan: Isu pelatih AFC Pro untuk Liga 1 2020 masih menjadi isapan jempol. Sebab Liga 1 2020 masih menggunakan pelatih dengan kategori AFC A, UEFA A atau yang setara.

Pasal 33
Ketentuan Logistik
1 bis dengan kapasitas 40 orang, memiliki fasilitas Air Conditioner (AC), dan 1 mobil yang digunakan untuk latihan, penjemputan (arrival and departure) dan aktivitas resmi lainnya yang berkaitan dengan Pertandingan;

Penjelasan: Di pertandingan Liga 1 masih belum ada kejadian tim tamu dijemput bis dengan kondisi rusak. Di Liga 2, pernah ada tim tamu dijemput dengan kondisi seadanya tanpa AC. Sepertinya PT LIB ingin memberikan standar terhadap bis yang bakal menjembut tim tamu.

Pasal 64
Penghargaan dan Hadiah
Ayat 1 ada tambahan

  • gol terbaik
  • 11 pemain terbaik

Ada tambahan penerima hadiah, selain pemain terbaik (Best Player); pencetak gol terbanyak (Top Scorer); pemain muda terbaik (Best YoungPlayer); wasit terbaik (Best Referee); pelatih terbaik (Best Coach); penghargaan fair play. Mereka akan mendapatkan hadiah uang dengan besaran yang ditentukan PT LIB nantinya.

Exit mobile version