Adam Alis Tak Pikirkan Persaingan di Lini Tengah Arema

Adam Alis tak pikirkan persaingan di lini tengah Arema musim depan. Baginya, hal itu sudah biasa, apalagi di tim sebesar Arema.

Pemain asal Jakarta itu didatangkan Arema dari Bhayangkara FC. Ini menjadi musim kedua Adam bermain di Arema setelah sempat memperkuat tim tersebut di Liga 1 2017.

Saat kembali ke Arema, skuad Singo Edan sudah memiliki banyak gelandang dan winger, seperti Ridwan Tawainella, Dendi Santoso, Hamzah Titofani, Bramntio Ramadhan, Muhammad Faiz, Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo. Belum lagi Arema juga mendatangkan sosok Evan Dimas.

“Saya tak memikirkan soal persaingan. Yang terpenting bagi saya kerja keras dulu agar dapat posisi inti,” kata Adam.

Adam Alis Tak Ikut Campur Keputusan Pelatih Soal Starting XI

Adam Alis menyadari, membuat starting XI merupakan tugas tim pelatih yang dipimpin Eduardo Almeida. Karenanya, pemain berusia 28 tahun itu tak ingin ikut campur.

Sebagai pelatih, pasti Almeida punya penilaian tersendiri. Adam menegaskan bakal menunjukkan kerja kerasnya dalam setiap sesi latihan, tanpa memikirkan bakal terpilih atau tidak.

“Soal persaingan, siapa pun yang terpilih nantinya saya tak masalah. Itu urusan belakangan, itu menjadi tugas pelatih,” pungkas eks Persija Jakarta itu.

Adam Alis didatangkan Arema bersama tiga pemain bintang lainnya. BACA: Namun, keempat pemain bintang itu bukanlah rekrutan anyar terakhir yang didatangkan Arema untuk musim depan.

---
Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.