Aji Saka, Anak Bau Kencur yang Naik Kelas ke Tim Senior Arema

Aji Saka, Anak Bau Kencur yang Naik Kelas ke Tim Senior Arema
Aji Saka (C) DANI KRISTIAN

Banyak Aremania yang bertanya-tanya siapakah Aji Saka? Namanya belakangan disebut-sebut masuk dalam skuad Arema untuk musim 2020 asuhan pelatih Mario Gomez.

Saat nama Aji Saka disebut, semua pasti menyangka Arema merekrut kembali kiper mudanya saat menjadi juara Indonesia Super League 2009-2010 yang lama menghilang. Salah besar, karena yang ini merupakan jebolan Akademi Arema dari tahun 2013-2016.

Pemain yang akrab disapa Saka itu cabut dari Akademi Arema pada akhir tahun 2016 untuk mengikuti Piala Suratin bersama Persekam Metro FC. Kemudian, pada tahun 2017 bergabung dengan Singhasari FC di Liga 3, hingga akhirnya kembali ke Arema U-19 pada tahun 2018, dan naik ke Arema U-20 pada tahun 2019.

“Alhamdulillah, saya bersyukur, senang dan bangga, sebagai arek asli Malang bisa masuk ke tim senior Arema. Ini sekaligus menjadi tantangan bagi saya pribadi,” ungkap Saka kepada WEAREMANIA.

Sudah Terbiasa dengan Suasana Latihan Arema

Aji Saka sudah terbiasa dengan suasana latihan tim senior Arema. Sebab, pada penghujung musim 2019 lalu, pemain kelahiran Malang, 6 Juli 1999 ini sudah sering diajak latihan bersama sejumlah pemain Arema U-20 lainnya.

Dari kesempatan langka itu, Saka bersyukur bisa mendapatkan banyak ilmu. Sebab, menurutnya para pemain senior, dan tim pelatih Arema tidak pelit memberikan ilmu mereka.

“Saya senang bisa ikut gabung latihan di tim senior Arema, alhamdulillah dapat banyak ilmu dari pemain senior, dan tim pelatih. Yang jelas saya mendapatkan ilmu yang saya belum dapatkan di tim Arema U-20, seperti ketenangan dan mental,” imbuh pemain asal Wajak, Kabupaten Malang itu.

Siap Kerja Keras Hadapi Persaingan

Di posisinya sebagai stopper, setidaknya Aji Saka akan bersaing dengan pemain-pemain yang lebih senior seperti Bagas Adi, Ganjar Mukti, Nurdiansyah, dan satu stopper asing. Pemain 20 tahun itu mengaku siap berkerja keras hadapi persaingan.

“Kalau saya pribadi, yang terpenting berusaha, bekerja keras dalam latihan, supaya bisa menunjukkan yang terbaik, itu target pribadi saya. Nanti, saya juga ingin mencuri ilmu dan pengalaman dari para pemain senior agar bisa bersaing,” pungkas pemain bernama lengkap Aji Saka Yusuf Maulana tersebut.