Arema Tegaskan Dana Komersial untuk Gaji Bukan THR

Arema Tegaskan Dana Komersial untuk Gaji Bukan THR
Skuad Arema (C) DANI KRISTIAN

Manajemen Arema tegaskan dana komersial yang baru cair dari PT Liga Indonesia Baru untuk membayar gaji pelatih, pemain, offisial dan karyawan klub. Tidak ada Tunjangan Hari Raya (THR) untuk tahun ini di tengah pandemi covid-19.

Sebelumnya, Arema mendapatkan suntikan dana komersial sebesar Rp520 juta dari PT LIB sehari setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), Selasa (19/5/2020). Setelah dipotong pajak, uang yang masuk ke rekening klub total Rp509 juta.

General Manager Arema, Ruddy Widodo menyebut uang itu bakal dimanfaatkan untuk membayar gaji pelatih, pemain, offisial dan karyawan untuk bulan Mei ini. Namun, pihak direksi akan lebih dulu mencari dana tambahan.

“Sekali lagi kami tegaskan uang ini akan kami pakai untuk membayar gaji bulan Mei, bukan THR. Itupun masih harus kami carikan kekurangannya, karena tiap bulan untuk gaji kami butuh Rp575 juta. Sebelum hari raya Insya Allah akan beres,” kata Ruddy.

Arema Tegaskan Dana Komersial untuk Bayar Gaji Lebih Awal

Ruddy Widodo menyebut, biasanya pembayaran gaji Arema dilakukan tiap tanggal 29 atau 30 setiap bulannya. Kali ini, cairnya dana komersil membuat jadwal gajian dimajukan sebelum Hari Raya Idhul Fitri yang jatuh pada 24 Mei 2020.

Meski tak ada THR, manajer berkaca mata itu berharap cairnya gaji lebih awal ini bisa membahagiakan pelatih, pemain, offisial dan karyawan Arema. Meski klub sendiri saat ini sedang defisit, pihaknya berupaya mendahulukan kepentingan hak-hak seperti gaji bulanan.

“Kali ini jadwal gajian diberikan seminggu sebelum jadwal biasanya, karena kami memahami kebutuhan mereka meningkat menjelang Lebaran. Apalagi dampak pandemi corona ini dirasakan semua pihak,” pungkasnya.