Begal Bocorkan Kelemahan Kiper Utama Persela

Begal Bocorkan Kelemahan Kiper Utama Persela
Begal Bocorkan Kelemahan Kiper Utama Persela (C) DANI KRISTIAN

Jelang timnya menantang Persela Lamongan di pekan ke-19 Liga 1 2019, Jumat (20/9/2019) malam, Yanuar Hermansyah bocorkan kelemahan kiper utama Persela, Dwi Kuswanto. Pelatih kiper Arema itu tahu betul karena pernah lama satu tim dengannya, termasuk di Arema.

Dwi pun pernah memperkuat Arema di Liga 1 2017 lalu. Bahkan, kiper asal Sidoarjo itu sempat dijadikan kiper utama sepeninggal Kurnia Meiga yang mundur di pertengahan musim karena diduga menderita penyakit misterius.

Tentu saja, sedikit banyak Yanuar mengetahui kelemahan kiper utama Persela tersebut. Begitu pula dengan keunggulan-keunggulan yang dimiliki Dwi.

“Saya sudah bicara dengan pelatih kepala, saya ungkapkan semua titik lemahnya di mana, juga keunggulan dia apa. Semuanya saya ungkapkan, agar kami bisa mencari solusi bagaimana mencetak gol ke gawang Persela,” kata Begal, sapaan akrab sang pelatih kiper kepada WEAREMANIA.

Juga Pelajari Bagaimana Persela Menyerang

Selain membocorkan kelemahan kiper utama Persela, Begal punya tugas yang lebih penting. Eks pelatih kiper Persela itu harus mempelajari bagaimana Persela menyerang.

Terlebih Persela punya pemain depan sekelas Alex dos Santos dan Rafael Gomes de Oliveira alias Rafinha. Meski demikian, Begal ogah kiper atau pertahanan Arema terkonsentrasi pada satu dua pemain saja yang diwaspadai.

“Kami mempelajari bagaimana cara si penyerang melakukan tembakan, penetrasi, pergerakan, juga aliran bola padanya. Lalu, kami siapkan antisipasinya bagaimana untuk kiper,” imbuhnya.

Sarankan Nonton Video

Begal punya cara tersendiri agar kiper-kiper Arema seperti Utam Rusdiyana, kart, Sandi Firmansyah, dan Andryas Francisco dapat memahami keunggulan barisan penyerang Persela. Pelatih asli Malang itu kerap mengajak mereka saling bertukar pendapat.

“Selain itu, kami juga langsung mengaplikasikannya ke dalam sesi latihan. Kiper-kiper Arema juga saya sarankan untuk melihat video rekaman pertandingan lawan, itu pun sangat membantu,” tandasnya.