Carlos Oliveira Ungkap Kerinduan pada Keluarga

Carlos Oliveira Ungkap Kerinduan pada Keluarga
Carlos Oliveira dan Charis Yulianto (C) DANI KRISTIAN

Carlos Oliveira ungkap kerinduan pada keluarga di Brasil. Pelatih Arema itu mengaku sudah cukup lama tak bertemu dengan mereka sejak tahun lalu melatih Becamex Binh Duong di Vietnam.

Pelatih asal Brasil itu memang kerap tinggal terpisah dengan keluarga sejak bekerja menjadi pelatih. Carlos pernah berkarier di Amerika Setikat, bahkan punya Akademi Sepak Bola di sana, lalu Jepang, Finlandia, Vietnam, dan sekarang di Indonesia.

Menurutnya, tentu ada keinginan untuk mengajak keluarga ke Indonesia, mendampinginya di Malang. Namun, banyak hal yang membuat rencana itu harus ditundanya.

“Pasti saya rindu kepada keluarga saya, terutama kepada anak saya. Tapi dia bukan anak kecil lagi, sudah 27 tahun. Kami sudah lama tinggal terpisah, sebelumnya saya tinggal di Vietnam, sekarang di Indonesia. Saya ingin mengajak mereka ke mari, tapi sekarang waktunya tidak pas. Mungkin suatu saat nanti, tentu di waktu yang tepat,” kata Carlos kepada WEAREMANIA.

Carlos Oliveira Ungkap Kerinduan, Tapi Tak Ingin Pulang

Meski merindukan keluarganya di Brasil, Carlos Oliveira memilih bertahan di Indonesia sementara ini. Pelatih berusia 59 tahun itu tak ingin pulang ke Brasil.

Sesi latihan Arema memang diliburkan hingga 30 November, dan berpotensi bakal bertambah panjang sampai akhir tahun karena Liga 1 2020 dilanjutkan tahun depan. Namun, kesempatan itu tak dipakainya untuk mudik ke kampung halaman untuk melepas kerinduannya.

“Saya sudah merasakan sendiri bagaimana mengurus administrasi ini-itu untuk melakukan perjalanan lintas negara saat terbang dari Vietnam ke Indonesia. Saya pikir sama saja prosesnya kalaupun saya misal ingin ke Amerika atau Jepang. Saya tak ingin mengulanginya lagi, makanya saya memilih bertahan di Indonesia saja,” tegasnya.

 

Subscribe channel Youtube kami, ikuti kami di Instagram dan gabunglah bersama kami di Facebook untuk menjadi bagian dari komunitas Arema dan Aremania.