David Setiawan Jalani Musim Kelima sebagai Sport Therapist Arema

David Setiawan Jalani Musim Kelima sebagai Sport Therapist Arema
David Setiawan (C) DANI KRISTIAN

Tak akan ada perubahan komposisi tim medis di skuad Arema untuk musim 2020 mendatang. Artinnya, David Setiawan bakal menjalani musim kelima sebagai sport therapist Arema.

David bergabung dengan skuad Singo Edan pada awal musim kompetisi 2016 lalu. Sebelumnya, pria kelahiran Jambi, 12 Agustus 1992 tersebut sempat menjadi bagian dari klub asal Papua, Persiram Raja Ampat.

Empat tahun bekerja di Arema, David tinggal di Malang. Rupanya, alumni Jurusan Pendidikan Kepelatihan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta itu merasa kerasan.

“Tahun 2020 ini adalah musim kelima saya di Arema. Kesan saya, alhamdulillah merasa nyaman, senang, dan suatu kebanggaan tersendiri bisa bergabung di tim sebesar Arema. Semoga masih dipercaya ke depannya,” kata David kepada WEAREMANIA.

Boyong Keluarga ke Malang

Dalam empat musim terakhir, David Setiawan tinggal di Malang, meninggalkan istri dan seorang anaknya yang masih kecil di Jambi. Karenanya, musim ini pria 27 tahun itu berencana memboyong keluarganya ke Malang.

Sebenarnya, meski jauh dari keluarga, David mengaku mendapatkan keluarga baru di Arema. Sebab, rasa kekeluargaan di tim kebanggaan Aremania itu sangat kuat.

“Nyaman juga tinggal di Malang, saya ingin tinggal di Malang terus. Bahkan, InsyaAllah tahun ini saya akan mengajak keluarga untuk tinggal di Malang bersama saya,” imbuh lulusan SMA Negeri 5 Tebo, Jambi itu.

Musim 2019 Jadi Musim Terberatnya

Jika ditanya kapan musim terberatnya sebagai sport therapist Arema, David Setiawan menilai musim 2019. Musim kemarin menurutnya banyak pemain Arema yang bertumbangan karena cedera.

“Yang terparah ada dua pemain yang naik ke meja operasi, Dedik Setiawan dan Agil Munawar. Jumlah pemain yang cedera di tahun 2019 juga lebih banyak, dan masa pemulihannya juga tidak maksimal, karena jeda kompetisi yang mepet,” tandasnya.