Eduardo Almeida Senyum Ditanya Arema Masih Tampil Bertahan atau Lebih Menyerang

Eduardo Almeida merespons saat ditanya Arema masih tampil bertahan atau lebih menyerang di Liga 1 2022-2023 nanti. Pelatih Arema itu menjawabnya sambil tersenyum.

Musim lalu, Arema di tangan Almeida cenderung tampil dominan bertahan. Terbukti, pertahanan skuad Singo Edan terbilang solid, hanya kebobolan 25 gol, paling sedikit kedua di antara klub peserta lainnya.

Namun, cara bermain itu menuai kritikan Aremania yang kebanyakan menginkan tim kebanggaannya tampil lebih atraktif dan offensif. Itu wajar, mengingat penampilan bertahan ala Almeida, terutama saat sudah unggul, berisiko kebobolan tinggi jika membiarkan lawan terus menyerang.

“Saya sangat menantikan pertanyaan seperti ini. Apakah kami akan tampil bertahan atau lebih menyerang, kita lihat saja nanti,” kata Almeida.

Arema Masih Tampil Bertahan atau Lebih Menyerang, Tergantung Materi Pemain

Eduardo Almeida menyebutkan, cara bermain Arema yang akan bertahan atau lebih menyerang bukan semata-mata karena taktik pelatih. Menurutnya, ada banyak hal yang memengaruhi situasi di lapangan.

Salah satunya adalah materi pemain yang dimiliki Arema. Bisa jadi, musim lalu, komposisi pemain Arema didominasi oleh para pemain dengan naluri lebih bertahan.

“Saya rasa cara bermain (bertahan atau menyerang) tim itu bukan cuma tergantung dari pelatih, tapi juga berdasarkan pemain yang kami punya. Kalau sekarang kami punya pemain-pemain baru, mungkin kami bisa saja menampilkan sesuatu yang baru musim ini,” tandasnya.

Cara bermain Arema di musim yang baru ini bisa saja tampak dari skema bermain yang dipasang di laga uji coba melawan PSIS Semarang. BACA: Eduardo Almeida tidak memprioritaskan kemenangan di laga uji coba melawan PSIS Semarang.