Status Berkas Kasus Kanjuruhan Disaster 2 Belum P19, Aremania Gelar Aksi Damai Lanjutan Besok

Aremania akan menggelar aksi damai lanjutan besok, Rabu (2/11/2022) siang di depan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, di Kepanjen. Sebab, status berkas kasus Kanjuruhan Disaster 2 belum P19.

Sebelumnya, dua hari ini Arema sudah melakukan aksi damai di Kejari Kota Malang (31/10/2022) dan Kejari Kota Batu (1/11/2022). Tuntutan mereka sama, yakni Kejaksaan Tinggi Jawa Timur memberikan status P19, atau mengembalikan berkas kasus tragedi ini kepada penyidik Polri.

Namun, berdasarkan keterangan Kepala Kejari Kota Batu siang tadi di hadapan Aremania, Kejati Jatim baru menetapkan status P18. Artinya, berkas itu dianggap belum lengkap.

Yang diinginkan Aremania, berkas yang dikembalikan itu ada pengembangan penyidikan. Tuntutan mereka adanya penambahan tersangka terutama pelaku penembakan gas air mata, serta penambahan pasal 338 dan 340 tentang pembunuhan.

“Alhamdulillah, kita sudah mendapatkan jawaban, kita apresiasi keputusan penetapan P18 oleh Kejati Jatim. Tapi persoakan ini belum selesai. Kita tetap akan melakukan aksi besok di Kejari Kabupaten Malang,” kata Ketua Tim Pendampingan Hukum Aremania, Djoko Tritjahjana.

Tetap Kawal Berkas Kasus Kanjuruhan Disaster 2

Djoko menegaskan, proses hukum kasus Kanjuruhan Disaster 2 ini tetap harus dikawal sampai tuntas. Terlebih, status berkasnya saat ini masih ada di Kejati Jawa Timur dan menunggu P19 atau dikembalikan kepada tim penyidik Polri.

Rencananya, aksi di depan Kejari Kabupaten Malang akan fokus pada tuntutan pengembalian berkas tersebut. Segala upaya akan dilakukan Aremania didampingi tim hukumnya untuk mengawal kasus ini.

“Proses hukum kasus ini masih harus kita kawa, masih butuh dukungan teman-teman semua, kita harus bersatu,” pungkasnya.

Kabar tentang Kanjuruhan Disaster 2 akan terus kami sajikan secara tajam, berimbang, dan terpercaya. BACA: Klik di sini untuk terus mengikuti update berita tentang Kanjuruhan Disaster 2 dari segala sisi.