Fokus

Dua Rekor Singgih Pitono yang Belum Dapat Disalip Pemain Arema

Dua rekor Singgih Pitono semasa masih menjadi pemain Arema hingga saat ini belum tersentuh. Belum ada pemain lain yang bisa menyalip rekor legenda hidup yang kini menjadi Asisten Pelatih Arema itu.

Singgih tercatat memperkuat Arema sejak bermain di Liga Sepak bola Utama (Galatama) 1989-1990. Kebersamaan pria asli Tulungagung itu berakhir di musim 1995-1996 setelah tujuh musim berturut-turut membela skuad Singo Edan.

Bakat Singgih ditemukan manajemen Arema kala itu di sebuah turnamen antar kampung (tarkam) di daerah Tulungagung. Saat pertama kali direkrut itu usianya masih 21 tahun.

Sebagai penyerang, Singgih kerap mengandalkan kecerdikannya dalam menempatkan posisi. Tendangan keras juga menjadi senjata utamanya selain memaksimalkan setiap peluang Arema yang didapatkannya dari bola mati.

Satu gelar juara pernah dipersembahkan pria kelahiran Tulungagung, 15 Mei 1967 itu saat masih mengenakan jersey Arema. Trofi gelar juara Galatama 1992-1993 mampu direbut.

Lalu, Apa Saja Dua Rekor Singgih Pitono yang Belum Dapat Disalip Pemain Arema Itu?

1. Pencetak Gol Terbanyak Arema dalam Satu Musim Kompetisi

Singgih Pitono pernah menjadi Pencetak Gol Terbanyak Galatama 1990-1992 dengan 21 gol yang dilesakkannya ke gawang lawan. Hingga saat ini, torehan tersebut belum bisa disalip, ataupun disamai oleh pemain Arema lainnya.

Selang semusim berikutnya, saat membawa Arema menjadi kampiun Galatama 1992-1993, Singgih pun mampu meraih prestasi pribadi sebagai Pencetak Gol Terbanyak di kompetisi tersebut. Namun, kala itu koleksi golnya ke gawang lawan menurun menjadi hanya 16 gol saja.

Sosok penyerang naturalisasi Arema, Cristian Gonzales pernah berusaha mengancam catatan rekor Singgih ini pada kompetisi Indonesia Super League 2012-2013 silam. Namun lesatan 19 golnya hanya mampu menyalip rekor milik legenda Arema lainnya, Mecky Tata di Galatama 1988-1989 (18 gol).

2. Pencetak Gol Terbanyak Arema Sepanjang Masa

Singgih Pitono juga memegang rekor pencetak gol terbanyak Arema sepanjang masa. Belum ada satu pun penggawa Singo Edan yang dapat menandingi rekor yang sudah bertahan selama lebih dari 20 tahun sejak akhir musim 1995-1996.

Total, Singgih yang mengenakan jersey bernomor punggung 16 itu sudah menyarangkan 67 gol. Jumlah itu hanya dihitung dari gol-golnya di semua kompetisi resmi yang pernah diikutinya bersama Arema sejak 1988-1996.

Pada musim pertamanya di Arema, Singgih cuma menjadi pemain cadangan, lantaran kalah tenar dengan duet Mecky Tata dan Bambang Nurdiansyah. Pada musim berikutnya, Singgih melesakkan sembilan gol (1989-1990), lalu 21 gol (1990-1992), 16 gol (1992-1993), 2 gol (1993-1994), 14 gol (1994-1995), dan lima gol di musim terakhirnya.

Sama dengan rekor Singgih sebelumnya, Cristian Gonzales pun berupaya menyalip rekor sepanjang masa Arema ini. Namun, selama musim 2012-2013 hingga 2017, pemain naturalisasi berdarah Uruguay itu hanya mampu mengemas 59 gol saja.

Exit mobile version