Perjalanan Karier Gitra Yuda Furton Sebelum ke Arema

Perjalanan Karier Gitra Yuda Furton Sebelum ke Arema
Gitra Yuda Furton (C) AKAIBARA

Perjalanan karier Gitra Yuda Furton sebelum ke Arema cukup menarik untuk disimak. Pemain kelahiran Padang, 7 April 1993 itu berulang tahun yang ke-27 hari ini (7/4/2020).

Gitra didatangkan manajemen Arema di hari akhir penutupan pendaftaran pemain untuk kompetisi Liga 1 2020. Sebelumnya, pemain yang biasa menempati posisi sebagai pemain belakang itu bermain untuk Martapura FC di Liga 2 2019.

Tim pelatih Arema mendatangkan Gitra ketika kompetisi Liga 1 2020 sudah berjalan dua pertandingan. Sementara, mereka masih membutuhkan tambahan pemain di posisi bek.

Jersey bernomor punggung 43 dikenakannya, sama seperti saat masih bermain di Martapura. Di posisinya, Gitra harus bersaing dengan bek tengah asing, Matias Malvino, dan sejumlah bek tengah lokal, seperti Bagas Adi Nugroho, dan Nur Diansyah.

Gitra Yuda Furton Merintis Karier di Semen Padang

Setelah menimba ilmu di PS Bengkulu, Gitra Yuda merintis karier sepak bola di tim junior Semen Padang U-21. Mereka berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) U-21 2013-2014.

Semusim kemudian, Gitra memulai karier seniornya setelah ‘naik kelas’ ke tim Semen Padang yang disiapkan untuk kompetisi QNB League 2015 yang akhirnya dibubarkan. Pada musim 2016, Gitra hengkang ke PS TNI dan bermain di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

Kemudian, Gitra merantau ke Kediri untuk memperkuat Persik Kediri pada musim 2017-2018. Pada musim 2019, sebelum ke Martapura, Gitra sempat bermain di Persibat Batang di Liga 2.

Karier Gitra Yuda Furton Diwarnai Gelar Juara

Di masa mudanya, Gitra Yuda ternyata pernah meraih gelar juara bersama Semen Padang U-21. Mereka menjuarai Indonesia Super League (ISL) 2013-2014.

Semen Padang U-21 meraih gelar tersebut setelah mengalahkan Sriwijaya FC U-21 pada partai final yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung (19/10/2014). Kala itu, mereka menang telak dengan skor 4-0.