Belum Ada Kejelasan Lanjutan Liga 1 2020, Arema Tak Bubarkan Tim

Hingga pertengahan Desember belum ada kejelasan lanjutan Liga 1 2020, terutama soal izin dari kepolisian. Namun, manajemen Arema tak berencqna bubarkan tim.

Diakui atau tidak, belum adanya kepastian tanggal berapa kick off lanjutan kompetisi membuat sejumlah klub galau. Bahkan, salah satu tim kasta tertinggi, Madura United membubarkan timnya sementara waktu sambil menunggu kepastian dari PSSI, PT Liga Indonesia dan kepolisian.

General Manager Arema, Ruddy Widodo berharap segera ada kepastian mengenai kapan kick off lanjutan Liga 1 2020. Prediksinya, keputusan itu akan segera diambil setelah penetapan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak.

“Sikap Arema sebagai klub saat ini cuma bisa menunggu. Tim kami liburkan, kalau sampai tidak membubarkan tim tidak lah. Arema ini kan berangkat dari kultur, selama ini capek-capek kami jaga eksistensinya, masa mau kami bubarkan?” kata Ruddy kepada WEAREMANIA.

Wajar Banyak Klub Galau karena Belum Ada Kejelasan Lanjutan Liga 1 2020

Ruddy Widodo menyadari wajar jika banyak klub yang galau karena belum ada kejelasan kick off kompetisi. Bahkan, menurutnya ada rasa traumatis yang membekas.

Pria asal Madiun itu menyebut, salah satu yang paling membekas itu ditundanya lanjutan kompetisi pada akhir September lalu. Penundaan itu hanya selang tiga hari jelang akan diputarnya lagi Liga 1 2020 pekan keempat pada 1 Oktober.

“Saya pikir penundaan H-3 itu sangat membekas di hati semua pengurus klub. Bahkan, masih ada rasa traumatis hingga kini,” imbuh manajer berkaca mata itu.

Arema Akui Semangat Klub-klub Liga 1 2020 Melemah

Ruddy Widodo tak menampik semangat mayoritas klub peserta kompetisi juga melemah. Lagi-lagi menurutnya, satu-satunya yang dapat mengembalikan semangat itu cuma kepastian dari pihak berwenang yang menyelenggarakan liga.

“Semangat klub-klub seperti berkurang saat ini. Saya rasa cuma kepastian dari federasi, operator liga, dan kepolisian itu yang bisa mengembalikan kepercayaan mereka. Kami butuh hitam di atas putih,” pungkasnya.